Pemuda Muhammadiyah Angkat Suara Jawab Isu 'Dukung' Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 28 Desember 2020
Pemuda Muhammadiyah Angkat Suara Jawab Isu 'Dukung' Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 Sunanto alias Cak Nanto. Dok. Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memberikan klarifikasi soal dukungannya terhadap Komjen Boy Rafli Amar untuk jadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis. Klaim dukungan PP Pemuda Muhammadiyah itu tengah jadi perbincangan di media sosial.

PP Pemuda Muhammadiyah menyatakan mendukung siapa pun kader terbaik bangsa yang akan memimpin kepolisian.

Baca Juga:

BNPT: Ideologi Terorisme Tak Kenal Batas Teritorial dan Usia

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto, menyikapi maraknya pemberitaan mengenai sikap PP Pemuda Muhammadiyah atas dukungan kepada salah satu calon Kapolri.

"Itu merupakan pandangan pribadi, yang bukan merupakan sikap resmi organisasi," kata Sunanto, di Jakarta, Minggu (27/12).

PP Pemuda Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang fokus pada gerakan dan pemberdayaan pemuda dan tidak memiliki kepentingan terhadap suksesi kepemimpinan di Polri.

"Tetapi sebagai bagian dari komponen bangsa, PP Pemuda Muhammadiyah tidak boleh apatis dan tidak memiliki sikap yang jelas terkait masalah kebangsaan," ujarnya.

PP Pemuda Muhammadiyah mengambil sikap mendukung siapa pun kader terbaik bangsa yang akan memimpin Polri.

  Kepala BNPT Boy Rafli Amar (kiri)  berfoto bersama Kardinal Ignatius Suharyo, di Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (22/12). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kepala BNPT Boy Rafli Amar (kiri) berfoto bersama Kardinal Ignatius Suharyo, di Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (22/12). (Foto: MP/Kanugrahan)

Mereka memiliki kemampuan dan pengalaman sesuai syarat yang diatur dalam peraturan perundang-undangan tanpa diskrimnasi suku, agama, ras, dan golongan.

Sekedar informasi, pernyataan dukungan yang tengah jadi perbincangan di media sosial dinyatakan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Sandro Andriawan.

Sandro menyebut pengalaman Boy Rafli sejalan dengan institusi Polri yang memiliki tanggung jawab menciptakan Kamtibmas di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Terlebih, melihat tantangan yang dihadapi Indonesia ke depan sangat kompleks, khususnya kelompok radikal ekstrem yang masih tanpa segan menunjukkan pembangkangan ketertiban umum.

"Menghadapi kelompok radikal intoleran dengan berbagai jaringannya tentu membutuhkan pengalaman, Presiden tepat jika menunjuk dan memilih Boy Rafli Amar untuk gantikan Idham Azis sebagai Kapolri ke depan," jelas dia.

Selain itu, Polri masih sangat perlu menunjukkan wajah yang humanis dalam membangun hubungan dengan masyarakat.

Baca Juga:

BPIP-BNPT Tekan Radikalisme dan Ekstremisme di Dunia Maya

Boy Rafli sendiri dinilai memiliki kemampuan dalam bidang komunikasi lantaran Doktor Ilmu Komunikasi lulusan Universitas Padjajaran dan pernah menjabat Kepala Divisi Humas Polri.

"Dari seluruh Komjen terbaik yang dimiliki Polri, Boy Rafli Amar yang paling layak memimpin Polri tiga tahun mendatang baik pada jenjang kepangkatan maupun karier bila merujuk Pasal 11 Ayat 6 UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia," jelas Sandro. (Knu)

#Pemuda Muhammadiyah #Kapolri #Calon Kapolri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sering Ganggu Dunia Usaha, Kapolri Perintahkan Sikat Pungli dan Premanisme
Menurut Sigit, keamanan menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan industri.
Yusuf Abdillah - Jumat, 11 September 2026
Sering Ganggu Dunia Usaha, Kapolri Perintahkan Sikat Pungli dan Premanisme
Indonesia
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Ia merupakan sahabat Megawati Soekarnoputri, mantan presiden sekaligus putri mantan Presiden Soekarno, karena sama-sama bersekolah di Perguruan Cikini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Astamaops hingga Dua Kapolda Berganti
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah pati dan pamen Polri. Astamaops, As SDM, Koorsahli hingga dua Kapolda berganti.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Kapolri Listyo Sigit Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Astamaops hingga Dua Kapolda Berganti
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya
Polri bersama-sama Garda Satya NKRI selalu siap untuk berkontribusi dan siap menghadapi berbagai macam ancaman tantangan yang bisa membahayakan bangsa dan NKRI.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Kapolri Listyo Sigit Bertemu 6.500 Eks Anggota Jemaah Islamiyah, Tegaskan Persaudaraan Selamanya
Indonesia
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Secara khusus, ia menyoroti kerja kepolisian yang dilakukan hingga ke wilayah terpencil dan desa.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Indonesia
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Mensesneg juga menyampaikan rapat yang membahas keamanan dan ketertiban itu juga diarahkan untuk persiapan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Indonesia
Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden
Pergantian Kapolri merupakan bagian dari regenerasi organisasi yang wajar dan harus ditempatkan dalam koridor konstitusi, bukan didorong tekanan demonstrasi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden
Indonesia
Kapolri Jamin Rangkaian Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kondusif
Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan seluruh agenda peringatan kemerdekaan.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Kapolri Jamin Rangkaian Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kondusif
Indonesia
Tanggapi Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Hak Prerogatif Presiden
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan isu surpres pergantian Kapolri tidak memengaruhi kinerja Polri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Tanggapi Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Hak Prerogatif Presiden
Bagikan