Pemprov DKI Naikkan Dana Hibah Parpol DKI Jadi Rp 40,88 Miliar
Ilustrasi - Partai politik. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
MerahPutih.com - Pemerintah DKI Jakarta mengusulkan untuk menaikkan dana hibah untuk 10 partai politik (parpol) yang masuk dalam dewan Kebon Sirih. Angka kenaikan dana hibah itu pun tak tanggung-tanggung sekitar Rp 13 miliar.
Pada tahun 2022, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta mengucurkan dana hibah parpol sebesar Rp 27,25 miliar dan diusulkan naik menjadi Rp 40,88 miliar pada APBD tahun 2023.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Taufan Bakri menyampaikan, kenaikan dana hibah tersebut secara individu senilai Rp 5.000 per suara yang didapat masing-masing parpol menjadi Rp 7.500 per suara.
Baca Juga:
DLH DKI Selidiki Pencemaran Batu Bara di Rusunawa Marunda
Untuk diketahui, hingga saat ini dana hibah tersebut hanya sebatas pengusulan dan belum disahkan oleh eksekutif dan legislatif DKI Jakarta.
"Belum diketok. Nanti kalau sudah diketok (sah)," kata Taufan saat rapat pembahasan dan pendalaman komisi-komisi terhadap Raperda tentang Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD) tahun anggaran 2023 dengan Komisi A DPRD DKI di Hotel Grand Cempaka, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Taufan menjelaskan, alasan pihaknya mengusulkan tambahan dana hibah untuk parpol di 2023 ini karena demi kemajuan parpol. Terlebih dua tahun lagi atau tahun 2024 sudah tahun politik.
"Kebutuhan yang dipikirkan pemerintah untuk memajukan parpol ke depan karena melihat perkembangan di 2023 ini kan makin kuat," paparnya.
Baca Juga:
Anies Sebut Gibran Berpeluang Maju Pilgub DKI 2024
Berkaca dari hal itu, lanjut Taufan, pihaknya menambahkan dana hibah partai di tahun depan dengan harapan bisa membantu parpol dalam kepentingan perpolitikan.
"Maka, kami mohon kepada parpol untuk mengusulkan kenaikan anggaran," tutupnya.
Adapun rincian dana hibah yang diusulkan tiap parpol sebagai berikut:
1. PDIP Rp 10,02 miliar (1.336.324 suara)
2. Gerindra Rp 7,01 miliar (935.793 suara)
3. PKS Rp 6,87 miliar (917.005 suara)
4. PSI Rp 3,03 miliar (404.508 suara)
5. Demokrat Rp 2,89 miliar (386.434 suara)
6. PAN Rp 2,81 miliar (375.882 suara)
7. NasDem Rp 2,32 miliar (309.790 suara)
8. PKB Rp 2,31 miliar (308.212 suara)
9. Golkar Rp 2,25 miliar (300.246 suara)
10. PPP Rp 1,32 miliar (176.835 suara). (Asp)
Baca Juga:
Pj DKI 1 Minta Warga Bijaksana dalam Pemakaian Air Bersih
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Ketua DPRD DKI tak Mau Gegabah Desak Jakarta Lepas Saham Bir
Ketua DPRD DKI Minta Tanggul Laut Jakarta Ditambah 1 Meter untuk Cegah Banjir Rob
DPRD DKI Gelar Rapat Persiapan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026
Pemprov DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca di Hari Ke-12, Lakukan 4 Sorti
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba