Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemprov DKI Minta Tamu Kawasan Kemang Tidak Parkir Mobil di Basement

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 23 Februari 2021
Pemprov DKI Minta Tamu Kawasan Kemang Tidak Parkir Mobil di Basement

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Raya Kemang, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang tergenang air, Kamis (18/2/2021) (ANTARA/HO-Kecamatan Mampang Prapatan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir yang mengepung wilayah Jakarta beberapa hari terakhir ini menyebabkan sejumlah kendaraan ikut terendam. Paling parah terjadi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Itu mungkin tamu yang datang menginap di hotel di beberapa tempat, ketika hujan tengah malam, tidak tahu dan paginya sudah tenggelam mobilnya," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (23/2).

Untuk menghindari peristiwa tersebut terulang kembali, Wagub Riza meminta kepada pemilik kendaraan untuk tidak memarkirkan kendaraan di tempat yang rawan banjir.

Baca Juga:

PSI DKI Apresiasi Kesigapan Anak Buah Anies Tangani Banjir

"Ketika hujan ekstrem untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan yang berada di basement atau di depan hotel, depan resto, apabila daerah tersebut berpotensi banjir," papar dia.

Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan ini pun menyarankan pemilik kendaraan untuk menaruh di lokasi yang datarannya lebih tinggi. Sehingga jika terjadinya hujan lebat yang berujung banjir, kendaraan itu tak terendam.

"Ya bagi tempat-tempat yang berpotensi banjir, ya kita minta dicarikan tempat yang lebih tinggi," jelas dia.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto: ANTARA
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto: ANTARA

Lanjut Riza, dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam dua hari ini pada 23 dan 24 Februari, berpotensi hujan ekstrem. Untuk itu, bagi warga yang memiliki kendaraan ditaruh di tempat yang lebih aman.

"Seperti Kemang kemarin atau Kampung Melayu, Bidara Cina, dan beberapa titik itu kita minta mobil tidak ada di basement atau di permukaan, di depan hotel," pinta politikus Gerindra ini.

Baca Juga:

Wagub DKI Akui Gedung di Jakarta Jadi Salah Satu Penyebab Banjir

Jadi, kata dia, upaya penyelamatan barang berharga itu perlu dilakukan untuk mengurangi kerugian materi yang ditimbulkan dari bencana banjir Jakarta.

"Termasuk korban jiwa tadi, seperti anak-anak lansia dan sebagainya," tutup Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini. (Asp)

Baca Juga:

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir

#Banjir Jakarta #Ahmad Riza Patria #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Bagikan