Pemprov DKI Diminta Perbaiki Pendistribusian Bansos COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 23 April 2020
Pemprov DKI Diminta Perbaiki Pendistribusian Bansos COVID-19

Bansos COVID-19 dari Kementerian Sosial. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat kebijakan publik Azas Tigor Nainggolan menilai dalam pendistribusian bansos pemerintah pusat juga harus mengawasi kerja pengadaan dan distribusi bansos oleh Pemprov Jakarta.

Menurut Tigor pemerintah pusat perlu memberi tahu cara yang benar dan baik melakukan program bansos di tengah wabah COVID-19 kepada Pemprov Jakarta.

Baca Juga

Anies Akui Masih Ada Kesalahan Data Pengiriman Paket Sembako

"Juga pemerintah pusat perlu mengadakan pusat informasi dan pengaduan distribusi bansos pemerintah pusat yang dilakukan oleh pemerintah daerah sebagai alat monitoring," jelas Tigor dalam keteranganya, Kamis (24/4).

Tigor menyebut, bantuan darurat berupa bansos sangat penting, agar rakyat bisa bertahan tetap hidup.

"Pengadaan dan distribusi bansos bisa digunakan oleh pemprov Jakarta atau Pemda lainnya untuk membangun pengorganisasian rakyat di tingkat komunitas RT dan RW," imbuh Tigor.

Ia menambahkan pengorganisasian komunitas dapat membantu dan menyiapkan rakyat membangun pertahanan kuat melawan wabah COVID-19. Jadi, langkah membasmi COVID-19 dan memberi bantuan darurat yang harus dilakukan secara benar tanpa korupsi.

"Menangani situasi darurat atau bencana seperti wabah Covid 19 dengan fokus membasmi COVID-19 melalui langkah tangani, tolong dan bantu dulu agar manusianya bisa tetap hidup," terang Tigor.

Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)
Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)

Setelah bencana wabah COVID-19 selesai, baru dipikirkan membangun perubahan dan membangun manusia yang hidup selanjutnya.

"Apalah artinya strategi pembangunan atau kebijakan pembangunan yang dibuat dan dikeluarkan oleh pemerintah jika rakyat yang menjadi subyek atau tujuan pembangunan itu sendiri sudah punah karena mati akibat bencana," ungkap Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini.

Tigor meyakini, perlu kerja serius dari kementerian kesehatan dan pemerintah daerah (Pemda) termasuk pemprov Jakarta agar bisa menuntaskan wabah COVID-19 ini dan Jakarta tidak lagi daerah terberat terpapar wabah corona. Upaya prioritas membasmi COVID-19 akan menolong rakyat segera lepas dari penderitaan, khususnya warga miskin.

"Perlu pemerintah pusat mengawasi pengadaan dan distribusi bantuan darurat seperti bansos secara benar, agar tidak dikorupsi," terang Tigor.

"Jika bantuan darurat atau bansos berjalan baik, ini akan memperkuat pertahanan rakyat dalam membantu pemerintah melawan membasmi wabah COVID-19 dari Indonesia," tutup Tigor.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa masih adanya kekeliruan data penerima bantuan sosial (bansos) paket sembako untuk warga saat pemberlakuan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta tahap 1.

"Tentu saja tidak mungkin sempurna, gak mungkin. Di negeri ini data yang super akurat, saya rasa teman-teman juga tahu," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).

Baca Juga

Presiden Jokowi Diminta Habisi Mafia Sembako saat COVID-19

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku tak akan menutupi kesalahan itu dan akan segera mengoreksinya. Agar ditahap selanjutnya penyaluran sembako tepat sasaran.

"Bagian kita koreksi terus-menerus, dari 1,2 juta (kartu keluarga) ketemu satu, dua, tiga (nama), pasti. Jadi nggak usah ditutupi, itu faktanya," tuturnya.

Menurut Anies kesalahan data itu terjadi akibat banyaknya orang yang memiliki kondisi normal tidak masuk dalam kategori yang membutuhkan bantuan namun karena perekonomian banyak yang tidak bergerak membuat jumlahnya berkembang. (Knu)

#Pemprov DKI #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin Minggu, 25 Oktober 2026 ditiadakan karena ada Jakarta Running Festival, dan dialihkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Berita Foto
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bus Transjakarta memasuki Halte TB Simatupang kawasan Cilantak, Jakart Selatan, Selasa (28/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 28 Juli 2026
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bagikan