Pemprov DKI Bongkar Instalasi Batu Gabion, PDIP: Buang-buang Duit

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 26 Desember 2019
Pemprov DKI Bongkar Instalasi Batu Gabion, PDIP: Buang-buang Duit

Batu Bronjong yang berupa tumpukan batu dalam kerangkeng besi di Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI), Jakarta Pusat . Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membongkar instalasi batu gabion yang berada di dekat Bundaran HI Jakarta Pusat untuk keperluan penataan panggung perayaan malam tahun baru.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Gembong Warsono menyebut bahwa keputusan yang diambil Pemprov DKI itu merupakan pemborosan.

Baca Juga

PSI Heran Anak Buah Anies Tidak Tahu Instalasi Gabion dari Terumbu Karang

Sebab, kata dia, untuk memasang gabion Pemprov DKI menghabiskan dana sebesar Rp 150 juta. Setelah dibongkar Pemprov DKI bakal membangun gabion lagi yang dipastikan menghambur-hamburkan uang.

"Kalau saya bilang pemborosan aja. Buang-buang duit, buang-buang anggaran," kata Gembong saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/12).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta DKI Jakarta memasang instalasi Gabion atau Batu Bronjong yang berupa tumpukan batu dalam kerangkeng besi di Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI), Jakarta Pusat . Foto: MP/Asropih
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta DKI Jakarta memasang instalasi Gabion atau Batu Bronjong yang berupa tumpukan batu dalam kerangkeng besi di Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI), Jakarta Pusat . Foto: MP/Asropih

Kata Gembong, harusnya Pemprov DKI membuat program dan kebijakan yang masuk akal agar tak merugikan warga DKI.

"Ya nanti kalau acaranya dilaksanain di monas, tamannya minta dipindahin gitu? Yang rasional ajalah masa kaya gitu aja dipindahin terus balikin lagi. Mau dikatakan perencanaan yg tidak mateng gakmau juga," papar dia.

Baca Juga

Berbiaya Rp 150 Juta, Instalasi Gabion Diklaim Lebih Kuat Dibandingkan Getah Getih

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini juga bingung dengan konsep pembuatan instalasi gabion, karena baru beberapa bulan lalu dipasang kini dibongkar.

"Jadi konsep pembangunan jakarta bukan itungan bulan, itu dibangun dari sekian bulan lalu tar dibongkar terus dibalikin lagi. Terus mau gimana?," tuturnya.

Ia pun menyesalkan pembangunan gabion oleh Pemprov DKI karena hanya bertahan beberapa bulan saja. Harusnya, lanjut dia, program yang dibuat bertahan lama.

Baca Juga

Gabion Pakai Terumbu Karang Mati, Anak Buah Anies Keukeuh Tak Langgar Aturan

"Orang bangun kan harus ada perecanaannya musti jangka panjang. Bukan sekedar dua bulan bangun, terus bongkar lagi," tutup dia. (Asp).

#Anies Baswedan #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Suharini Eliawati menegaskan seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah menghadirkan manfaat langsung bagi warga
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bundaran HI Siap Pecah! Padi Reborn dan Mahalini Guncang Malam Puncak HUT Jakarta
Indonesia
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Ketua Panitia HUT ke-499 Kota Jakarta, Suharini Eliawati, menegaskan perayaan tahun ini menandai langkah konkret transisi kota menjelang usia lima abad
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Juni 2026
Daftar Infrastruktur Baru di DKI Jakarta yang Bakal Diresmikan Sambut HUT ke-499
Indonesia
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Pramono membawa suara kawasan ESEAO ke panggung internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Indonesia
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Selain protein, hasil uji laboratorium menunjukkan ikan sapu-sapu mengandung karbohidrat sebesar 9 persen
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Labkesda DKI Temukan Kandungan Logam Berat Timbal pada Ikan Sapu-Sapu Ciliwung
Indonesia
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Area bebas kendaraan di sisi timur mencakup Simpang Jalan Gembira hingga Simpang Jalan Raya Casablanca, sementara sisi barat meliputi Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio hingga Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Gubernur Pramono Anung Ubah Jadwal CFD Jakarta, Berlaku Mulai 1 Juni 2026
Indonesia
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Meski memuji kecepatan kerja di lapangan, ia menekankan agar aspek teknis tetap menjadi perhatian utama pengembang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Bakal Jadi Kado HUT ke-499 Kota Jakarta
Indonesia
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Pemerintah DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya jika KAI memerlukan bantuan teknis maupun personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Jakarta Darurat Perlintasan Sebidang, Pramono Anung Tunggu Titah KAI Demi Keselamatan Bersama
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Koordinasi dengan Kementerian Perindustrian juga menjadi poin krusial untuk memantau rantai pasok bahan kimia impor sejak dari pelabuhan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Jakarta Darurat Air Keras, DPRD DKI Desak Perda Ketat Awasi Penjualan Bahan Kimia Berbahaya
Indonesia
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya segera merevitalisasi Pasar Santa. Nantinya, tempat itu akan memiliki wajah baru yang lebih modern dan nyaman.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pasar Santa Direvitalisasi, Pemprov DKI Siapkan Wajah Baru Lebih Modern dan Nyaman
Bagikan