MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta DKI Jakarta memasang instalasi Gabion atau Batu Bronjong yang berupa tumpukan batu dalam kerangkeng besi di Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI), Jakarta Pusat
Instalasi gabion ini akan menggantikan patung getih getah karya seniman Joko Avianto yang sebelumnya dibongkar.
Baca Juga: Instalasi Bambu Getah Getih Dibongkar, Anies Disarankan Belajar pada Bali
Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengatakan anggaran untuk membangun Gabion mengucurkan biaya mencapai Rp 150 juta. Dana ratusan juta rupiah itu berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI yang dianggarkan Dinas Kehutanan.
Menurut Suzi, instalasi Gabion itu diperkirakan akan lebih kuat dari pada monumen pendahulunya, bambu getih getah.
Baca Juga: Alasan Pemprov DKI Bongkar Pajangan Bambu Rp550 Juta di Bundaran HI
"Kurang lebih Rp 150 juta. Bukan CSR, tapi dari APBD Dinas Kehutanan," ujar Suzi saat dihubungi, kamis (22/8).
Suzi mengklaim, instalasi Gabion akan lebih tahan lama dari getih getah yang hanya bertahan 11 bulan. Lantaran bahan yang digunakan berasal dari bebatuan.
"Ya kuat lah, kan dari batu gitu. Setahun bisa, dua tahun ya bisa," tutur Suzi.
Suzi menuturkan, pihaknya bisa saja mengganti gabion dengan instalasi lain dalam waktu yang tidak ditentukan. Karena, pembuatan instalasi Gabion hanya bersifat dekoratif dan sewaktu-waktu bisa diganti.
Baca Juga: Bambu Getah Getih Dirobohkan, Ini Faktor Penyebabnya
"Tergantung Dinas kehutanan mau ganti atau nggak. Misalkan ada yang lebih bagus, lebih menarik, supaya warga enggak bosen kan," tutupnya (Asp).