Pemkot Bandung Minta PDAM Siapkan Cadangan Air Baku Hadapi El Nino

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Juni 2023
Pemkot Bandung Minta PDAM Siapkan Cadangan Air Baku Hadapi El Nino

Distribusi air bersih kepada warga. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah menyiapkan berbagai strategi kegiatan pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi menghadapi dampak cuaca ekstrem El Nino dan menjelang Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Idul Adha.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric Mohamad Atthauriq mengatakan, berdasarkan data BMKG puncak musim kemarau di Kota Bandung terjadi pada Agustus 2023, sehingga berbagai hal harus segera disiapkan.

Baca Juga:

Jabar Siapkan Strategi Hujan Buatan Hadapi El Nino

Pertama, Pemkot akan menggelar Gerakan Pangan Murah Plus (GPM+) bersama dengan Badan Pangan Nasional pada 26 Juni 2023 mendatang.

"Hal ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan berbagai komoditas secara murah terutama menjelang Idul Adha dan liburan sekolah," ungkapnya.

Eric mengungkapkan, ketersediaan berbagai komoditas pangan terpantau aman terutama ketersediaan beras.

"Alhamdulillah info dari Bulog untuk ketersediaan beras ada 2.900 ton untuk cadangan beras pemerintah. Dari segi ketersediaan air juga sudah kita koordinasikan dengan PDAM Tirtawening untuk ketersediaan air baku," katanya.

Eric mengatakan, Pemkot Bandung akan untuk terus secara rutin memantau dan memeriksa kelancaran distribusi untuk memastikan pasokan barang lancar.

"Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti DKPP, Disdagin, termasuk Dishub harus memastikan tidak boleh ada hambatan pasokan pangan ke Kota Bandung," ujarnya.

Ia menegaskan, hampir 100 persen bahan makanan pokok Kota Bandung dipasok dari luar daerah. Untuk itu, Pemkot Bandung juga telah melakukan kerjasama dengan 8 kabupaten kota untuk memastikan kelancaran pasokan pangan ke Kota Bandung.

"Ini dalam rangka suplai bahan pangan terutama beras," katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Pemerintah Perbanyak Cadangan 11 Komoditas Pangan Hadapi El Nino

#Dampak El Nino #Fenomena El Nino #Pemulihan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Indonesia
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Kementerian PU menangani 2.200 lokasi terdampak kekeringan. Sebanyak 53.052 hektare sawah dijaga dan 14,1 juta liter air bersih disalurkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Indonesia
El Nino Makin Panjang, Bantuan Beras Bakal Dilanjut Sampai Akhir Tahun
Penyaluran bantuan beras yang telah berjalan hingga September akan dilanjutkan pada tiga bulan berikutnya sesuai arahan Presiden Prabowo.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
El Nino Makin Panjang, Bantuan Beras Bakal Dilanjut Sampai Akhir Tahun
Dunia
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
PBB melalui Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO memperingatkan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan semakin menguat.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Sosok cukong pendana pembakaran yang diduga berada di balik layar maraknya kasus kebakaran lahan belum tersentuh.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Dunia
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan El Nino akan menjadi faktor dominan yang memengaruhi iklim global selama periode Agustus-Oktober.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Bagikan