Pemkab Sleman Gelar Tour de Merapi Virtual 2021

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 November 2021
Pemkab Sleman Gelar Tour de Merapi Virtual 2021

Lava pijar berguguran dari puncak Gunung Merapi terlihat di Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (25/4/2021). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/wsj.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar wisata jelajah sepeda motor 'Tour de Merapi' pada 14 November 2021. Acara ini digelar secara virtual.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suparmono menjelaskan peserta Tour de Merapi akan menjelajah lima titik lokasi wisata virtual yang sudah ditentukan oleh panitia. Seluruh lokasi wisata tersebut terletak di lereng Gunung Merapi.

Baca Juga:

BMKG Pastikan Gempa di Malang Bukan Gempa Megathrust

Rute virtual adalah titik kumpul peserta di setiap lokasi rute wisata. Panitia akan memberikan lokasi titik rute wisata kepada peserta sebelum acara dimulai.

"Semua peserta berangkat sendiri-sendiri dari rumah masing-masing. Mereka menjelajahi dan melengkapi foto pos lokasi yang telah didatangi secara mandiri. Garis akhirnya juga dirumah masing-masing," kata Suparmono melalui keterangan pers di Yogyakarta, Selasa (2/11).

Pos pertama ada di Tlogo Putri Kaliurang, pos kedua Bukit Klangon Glagaharjo Cangkringan, pos ketiga Sendang Joholanang, pos keempat Candi Barong Prambanan dan pos kelima ada di Lava Bantal, Berbah.

Ilustrasi Gunung Merapi. (Foto: Badan Geologi)

"Peserta bisa mengeksplorasi pos-pos yang ada sekitar 15-30 menit secara mandiri. Ga perlu kumpul bisa lanjut ke pos selanjutnya," katanya.

Ketiadaan titik kumpul dilakukan untuk menghindari kerumuman yang berpotensi menyebarkan virus corona. Tahun ini , Tour De Merapi yang sudah berlangsung sejak 2005 mengusung tema 'Plesir Yuk'.

Kegiatan ini hanya boleh diikuti 250 motor yang boleh berboncengan dengan syarat peserta wajib mengumpulkan fotocopi STNK dan SIM, dan telah divaksin minimal dosis pertama.

Baca Juga:

Sesar Aktif Jadi Pemicu Rentetan Gempa di Jawa Tengah

Pendaftaran peserta Tour de Merapi dibuka sejak 11 Oktober hingga 12 November 2021 melalui https://s.id/TDM21 atau di Dispar Sleman pada Senin-Jumat. Biaya registrasi Rp 200.000 mendapatkan jaket, kaos, voucher makan, kupon doorprize dan asuransi.

"Peserta wajib mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, membawa hand sanitizer, dan tetap menjaga jarak dengan peserta lain. Pengundian doorprize dilakukan dengan mengundi nomor peserta yang telah mengirimkan bukti foto di depan spanduk pos pemberhentian/destinasi wisata," katanya. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

#Merapi Park #Gunung Merapi #Museum Gunung Merapi #Letusan Gunung Merapi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Warga yang tinggal dekat puncak gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Indonesia
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
4 Pendaki dijatuhi sanksi lantaran nekat masuk kawasan puncak Merapi secara ilegal saat gunung itu masih berstatus Siaga (Level III).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Juni 2025
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
Indonesia
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
BPBD DIY mengingatkan untuk tidak mendaki Gunung Merapi saat status siaga. Simak info terbaru dan upaya mitigasi yang dilakukan.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 15 April 2025
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
Indonesia
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Gunung Merapi ditutup karena berstatus naik level III yang dapat membahayakan jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 April 2025
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Indonesia
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Aktivitas erupsi Gunung Merapi yang masih cukup tinggi sampai awal 2025 menjadi catatan bagi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Januari 2025
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Bagikan