Pemilu 2020 Ajang Pertaruhan Tokoh PDIP yang Siap Dipanen Pada 2024

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 04 Agustus 2019
Pemilu 2020 Ajang Pertaruhan Tokoh PDIP yang Siap Dipanen Pada 2024

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi (Kanan) (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menilai PDI Perjuangan akan mendapatkan limpahan suara di Pemilu 2024 mulai terlihat dalam waktu dekat.

Syaratnya, para tokoh-tokoh asal PDI Perjuangan dapat memenangkan Pilkada serentar tahun depan atau 2020 yang akan terselenggara di 270 daerah. Pilkada DKI Jakarta juga menjadi tolak ukur pada 2022.

"Di situ akan menjadi ujian pertaruhan PDIP sekali lagi apakah mereka mampu mengusung calon-calon kepala daerah yang siap dipanen di hasilnya di 2024," kata Burhanuddin, Sabtu (3/8).

Baca Juga: Efek Jokowi, PDIP Kuasai DPRD Solo

Burhanuddin mengatakan, PDIP berhasil memetik hasil karena memajukan kepala daerah yang populer dan berkinerja baik ke pentas nasional.

Ia tak memungkiri, sosok Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) dan Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan) akan dilirik selanjutnya sebagai penerus Jokowi.

"Eksperimen (memajukan kepala daerah) masih berlanjut sampai sekarang. Jadi meskipun belum ada yang sangat menonjol sekali pasca Jokowi (habis masa jabatan), kalau kita lihat nama-nama yang dipanen PDIP banyak sekali," jelas dia.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi (Kiri) (MP/Ponco Sulaksono)

Sementara, Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, mengatakan bahwa faktor ketokohan dan bukanlah suatu absolut mengukur elektabilitas seseorang.

Ia berkaca pada Pemilu 2019 yang baru berakhir, tatkala seorang calon legislatif enggan mengkampanyekan calon presiden yang diusung partai.

Baca Juga: Kuasai Pemilu Dua Kali Berturut-turut, PDIP Berhasil 'Kalahkan' Kutukan

Hal itu dikarenakan mayoritas masyarakat di daerah pemilihan tersebut bukan basis pemilih capres yang didukung.

"Ketika di suatu wilayah itu tak suka si capres, maka si caleg takkan mau kampanyekan si capres. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah benar figur capres itu akan paling menentukan?," kata Andreas. (Knu)

#DPP PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Sejalan dengan visi partai, PDIP terus mengusung agenda Politik Ekologi melalui gerakan 'Merawat Pertiwi' yang fokus pada penjagaan hutan, sungai, dan disiplin tata ruang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Indonesia
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Deddy Sitorus menegaskan bahwa persoalan ijazah seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Indonesia
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Ariyadi menegaskan bahwa menyeret-nyeret PDIP dalam narasi yang tidak berdasar hanya menunjukkan upaya memutarbalikkan fakta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Indonesia
Pemerintah Mengesahkan Kepengurusan DPP PDIP 2025–2030 dalam Waktu Singkat
Pareira menjelaskan bahwa proses pengesahan ini berjalan cepat karena PDIP telah mendaftar secara daring
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 September 2025
Pemerintah Mengesahkan Kepengurusan DPP PDIP 2025–2030 dalam Waktu Singkat
Indonesia
Ribka Tjiptaning: Kematian Raya Akibat Cacingan Akut Jadi Tamparan Keras untuk Pemerintah
Ribka menyerukan kepada anggota DPR agar isu kesehatan anak tidak dijadikan panggung politik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Ribka Tjiptaning: Kematian Raya Akibat Cacingan Akut Jadi Tamparan Keras untuk Pemerintah
Bagikan