Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemilih Banyak, Ganjar Sebut Bogor Tempat Menarik Bagi Politisi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 Juli 2023
Pemilih Banyak, Ganjar Sebut Bogor Tempat Menarik Bagi Politisi

Calon Presiden Ganjar Pranowo. (Tim Ganjar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengatakan bahwa Bogor, khususnya Kabupaten Bogor, menjadi tempat paling menarik buat semua politisi.

"Bogor pasti menjadi tempat yang sangat menarik untuk semua politisi karena ini satu titik, tetapi jumlah pemilihnya, lebihnya minta ampun. Luar biasa. Pasti semua tertarik untuk bicara," kata Ganjar di Kantor DPC PDIP Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (22/7).

Baca Juga:

Gibran Ngaku Dekat Dengan Semua Capres, Terdekat Dengan Ganjar

Ganjar menjelaskan, memang sudah sejak lama dirinya ingin menyambangi Kabupaten Bogor, namun urung terlaksana. Untuk itu, hari ini Ganjar melakukan roadshow di Kabupaten Bogor.

"Waktunya tinggal hari ini maka saya buat roadshow sekalian ketemu dengan tokoh masyarakat, kemudian konsolidasi partai pendukung, kemudian rencana ngobrol dengan anak-anak muda, dengan musisi atau yang kita pilih hari ini untuk kita bisa ngobrol lebih dalam," tuturnya.

Ganjar mengaku sudah melaksanakan beberapa agenda di Bogor dan mendengar banyak masukan-masukan dari kegiatan tersebut.

"Sebenarnya banyak sekali undangan saya di Bogor, tapi saya minta maaf tidak bisa satu per satu kita kerjakan pada hari ini. Ya saya bikin roadshow untuk bayar utang yang dulu itu," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto kompak dengan Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Elly Rachmat Yasin, memanggil Ganjar Pranowo dengan sebutan presiden.

“Yang terhormat bapak presiden 2024 Bapak Ganjar Pranowo. Saya tak menyebut (Pak Ganjar sebagai) calon presiden. Karena ucapan itu kan adalah doa, dan mudah-mudahan ini doa yang akan terkabul,” katanya.

Jika Elly Yasin menyebut Ganjar sebagai presiden 2024, Hasto Kristiyanto menyebut Ganjar sebagai Presiden RI Kedelapan.

“Bapak Ganjar Pranowo, presiden kedelapan RI. Dengan soliditas parpol yang mendukung Bapak Ganjar Pranowo bersama relawan, maka 14 Februari 2024 kita menangkan Pak Ganjar Pranowo,” yang disambut teriakan “merdeka” dan tepuk tangan.

Hasto langsung melanjutkan dengan sebuah pantun.

“Rambut putih lambang kebijaksanaan
Hatinya bersih tanpa polesan
Ganjar Pranowo gigih dalam perjuangan
Bersama Presiden Jokowi percepat gerak kemajuan,” demikian pantun Hasto. (Pon)

Baca Juga:

Ganjar Ditemani Anang, Ashanty dan Gibran Blusukan di Bogor

#Pemilu #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Bagikan