Pemerintah Serap Rp 17,55 triliun dari Lelang SUN

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 30 Januari 2018
Pemerintah Serap Rp 17,55 triliun dari Lelang SUN

ilustrasi. (Foto Antara/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah menyerap dana Rp 17,55 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan total penawaran mencapai Rp 47,23 triliun. Lelang itu memenuhi target indikatif yang ditetapkan Rp 17 triliun.

Mengutip dari keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (30/1), dari lelang tersebut, jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN03180430 mencapai Rp 5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,95280 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 30 April 2018 ini mencapai Rp 10,5 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi dengan tingkat kupon diskonto ini mencapai 3,9 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 4,7 persen.

Untuk seri SPN12190131, jumlah yang dimenangkan mencapai Rp 5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,92680 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 31 Januari 2019 mencapai Rp 16,025 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk untuk seri obligasi dengan tingkat kupon diskonto ini mencapai 4,89 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 5,8 persen.

Untuk seri FR063, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 4,2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,85682 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2023 mencapai Rp 9,54 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 5,625 persen ini mencapai 5,8 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,02 persen.

Untuk seri FR064, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 2,25 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,35895 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2028 mencapai Rp 8,175 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,125 persen ini mencapai 6,3 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,65 persen.

Untuk seri FR065, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 1,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,79836 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 15 Mei 2033 mencapai Rp 2,98 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,625 persen ini mencapai 6,78 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,0 persen.

Sebelumnya, dalam lelang lima seri SUN pada hari Selasa (16/1), pemerintah berhasil menyerap dana sebesar Rp 25,5 triliun dari total penawaran yang masuk Rp 72,46 triliun. (*)

#Surat Utang Negara
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Penerbitan Surat Utang Bikin Cadangan Devisa Naik Tipis
ank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Penerbitan Surat Utang Bikin Cadangan Devisa Naik Tipis
Indonesia
Surat Utang Global Bikin Cadangan Devisa Meningkat
Bank Indonesia menilai cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 November 2025
Surat Utang Global Bikin Cadangan Devisa Meningkat
Indonesia
Perusahaan Swasta Mulai Beli Patriot Bond, Jatuh Tempo 21 Oktober 2032
Danantara Indonesia, melalui holding investasi PT Danantara Investment Management (DAM) menawarkan Surat Utang Jangka Panjang (SUJP) tanpa melalui penawaran umum secara bertahap tahun 2025 tahap I alias Patriot Bond.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Oktober 2025
Perusahaan Swasta Mulai Beli Patriot Bond, Jatuh Tempo 21 Oktober 2032
Indonesia
Pemerintah Serap Dana Surat Utang Negara Lebih Tinggi, Penawaran Sampai Rp 108 Triliun
Penawaran masuk tertinggi tercatat untuk seri FR0104 (pembukaan kembali) yang mencapai Rp 46,74 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Mei 2025
Pemerintah Serap Dana Surat Utang Negara Lebih Tinggi, Penawaran Sampai Rp 108 Triliun
Indonesia
Pemerintah Serap Duit Surat Utang Negara Lebih Tinggi, Penawaran Sampai Rp 108 Triliun
Penawaran masuk tertinggi tercatat untuk seri FR0104 (pembukaan kembali) yang mencapai Rp 46,74 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Mei 2025
Pemerintah Serap Duit Surat Utang Negara Lebih Tinggi, Penawaran Sampai Rp 108 Triliun
Indonesia
Pemerintah Keluarkan Surat Utang Tenor 40 Tahun
penerbitan SUN baru ini didasari oleh perlunya penguatan lembaga jasa keuangan seiring meningkatnya pertumbuhan industri keuangan non bank.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Agustus 2024
Pemerintah Keluarkan Surat Utang Tenor 40 Tahun
Indonesia
Dana Potongan Tapera Bakal di Tempatkan di Surat Utang Negara
Di Indonesia SBN adalah salah satu instrumen yang digunakan untuk memenuhi pembiayaan APBN.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Juni 2024
Dana Potongan Tapera Bakal di Tempatkan di Surat Utang Negara
Berita
Pemerintah Kembali Serap Utang Rp 22 Triliun dari Lelang SUN
Total penawaran yang masuk mencapai Rp 47,11 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Mei 2024
Pemerintah Kembali Serap Utang Rp 22 Triliun dari Lelang SUN
Indonesia
Alasan Penjualan Surat Utang Negara Makin Diminati
Total incoming bids pada lelang akhir bulan ini, menjadi Rp 50,2 triliun dari Rp32,34 triliun pada lelang SUN sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 April 2024
Alasan Penjualan Surat Utang Negara Makin Diminati
Indonesia
Pemerintah Tarik Rp 22,6 Triliun Dari Lelang Surat Utang
Total penawaran masuk pada lelang kali ini mencapai Rp 32,34 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Maret 2024
Pemerintah Tarik Rp 22,6 Triliun Dari Lelang Surat Utang
Bagikan