Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pemerintah Kembali Serap Utang Rp 22 Triliun dari Lelang SUN

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Mei 2024
Pemerintah Kembali Serap Utang Rp 22 Triliun dari Lelang SUN

Petugas menunjukan uang pecahan rupiah di Jakarta, Rabu (31/1/2024). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah kembalio menyerap dana dari lelang delapan seri surat utang negara (SUN). Kali ini dana yang diserap senilai Rp 22 triliun pada 28 Mei 2024.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengungkapkan total penawaran yang masuk mencapai Rp 47,11 triliun.

Seri yang dilelang di antaranya SPN03240828 (penerbitan baru), SPN12250529 (penerbitan baru), FR0101 (pembukaan kembali), FRSDG001 (pembukaan kembali), FR0100 (pembukaan kembali), FR0098 (pembukaan kembali), FR0097 (pembukaan kembali), dan FR0102 (pembukaan kembali).

Serapan terbesar berasal dari seri FR0100 yang dimenangkan sebesar Rp 9,4 triliun dari penawaran masuk Rp 14,08 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini yaitu 6,91957 persen.

Baca juga:

Megawati Pilih Mending Bentuk Kabinet Ramping, Tapi Utang Negara Cepat Lunas

Serapan berikutnya yaitu seri FR0101 yang dimenangkan sebesar Rp 6,95 triliun dari penawaran masuk Rp 14,73 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,88985 persen.

Dari seri FR0097, pemerintah memenangkan dana senilai Rp 2,05 triliun dari penawaran masuk Rp 3,98 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri FR0097 yaitu 7,01960 persen.

Kemudian, pemerintah menyerap dana Rp 1,35 triliun dari seri FR0102 yang menerima penawaran masuk Rp 2,73 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 7,02943 persen.

Pemerintah selanjutnya memenangkan dana senilai Rp850 miliar dari seri FRSDG001. Seri ini menerima penawaran masuk Rp 1,62 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,85933 persen.

Dari seri FR0098, diserap dana sebesar Rp 750 miliar dari penawaran masuk Rp 3,29 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan yaitu 6,97982 persen.

Baca juga:

Utang Swasta dan Pemerintah Kembali Turun

Sementara dari seri SPN12250529 dan SPN03240828, pemerintah memenangkan nominal masing-masing sebesar Rp 400 miliar dan Rp 250 miliar.

Seri SPN12250529 menerima penawaran masuk sebesar Rp 4,19 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,79500 persen.

Sedangkan seri SPN03240828 menerima penawaran masuk Rp 2,46 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,56816 persen. (*)

#Surat Utang Negara #Utang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Indonesia
Jakarta Mau Terbitkan Surat Utang Daerah Rp 3,5 Triliun, Dana Buat Proyek Prioritas
Obligasi daerah yang diterbitkan diyakini akan disambut baik oleh para investor
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Jakarta Mau Terbitkan Surat Utang Daerah Rp 3,5 Triliun, Dana Buat Proyek Prioritas
Indonesia
Penjualan Surat Utang Dalam Mata Uang Yuan Alias Panda Bond Ditunda
Mundurnya jadwal penerbitan, jumlah investor yang berpartisipasi diharapkan dapat meningkat sehingga dana yang dihimpun mampu memenuhi target yang telah ditetapkan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Penjualan Surat Utang Dalam Mata Uang Yuan Alias Panda Bond Ditunda
Indonesia
87 Persen Utang Bersumber Pada Surat Utang, Pemerintah Didesak Lakukan Evaluasi
Penerbitan obligasi global masih bisa menjadi alternatif ketika permintaan terhadap surat berharga negara (SBN) di pasar melemah atau investor meminta tingkat imbal hasil yang lebih tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
87 Persen Utang Bersumber Pada Surat Utang, Pemerintah Didesak Lakukan Evaluasi
Indonesia
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Popularitas "Panda Bonds" meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring upaya internasionalisasi yuan oleh pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Indonesia
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Komitmen pembiayaan jangka panjang ini sekaligus mematahkan keraguan publik global terhadap ketahanan ekonomi domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Indonesia
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Kesepakatan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan pimpinan lembaga keuangan internasional tersebut terjadi di Beijing, Tiongkok, Rabu (17/6)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Indonesia
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Indonesia
Pemerintah Tarik Utang Rp 386 Triliun Dalam 5 Bulan
Penerimaan pajak terserap senilai Rp 834,4 triliun atau tumbuh positif sebesar 22,1 persen (yoy)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Pemerintah Tarik Utang Rp 386 Triliun Dalam 5 Bulan
Bagikan