Pemerintah Harus Hentikan Kemasan Gunakan Cemaran seperti Obat Sirop

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 03 November 2022
Pemerintah Harus Hentikan Kemasan Gunakan Cemaran seperti Obat Sirop

Konperensi pers LPOI LPOK terkait kasus gangguan ginjal pada anak. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cemaran etilen glikol dan dietilen glikol pada obat sirop diyakini jadi sumber utama penyakit gangguan ginjal pada anak.

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk segera menghentikan penggunaan etilen glikol dan dietilen glikol pada obatan-obatan dan kemasan pangan. Hal itu disebabkan zat-zat kimia ini sangat membahayakan kesehatan konsumen.

“BPOM harus segera menghentikan penggunaan etilen glikol dan dietilen glikol yang membahayakan pada obat-obatan maupun pada plastik, atau kemasan makanan dan minuman,” ujar Ketua Ketua Umum LPOI-LPOK Said Aqil Siradj di kantor LPOI, Jakarta Pusat, Rabu (3/11).

Baca Juga:

Legislator NasDem Usul Pembentukan Panja Obat Sirop

Dia menegaskan, negara tidak boleh kalah dengan siapa pun.

Karenanya, dia meminta agar BPOM tidak hanya melakukan zat-zat etilen glikol ini hanya pada obat-obatan saja, tapi juga terhadap semua kemasan makanan dan minuman yang mengandung etilen glikol.

Hal ini mengingat kematian anak-anak akibat gagal ginjal yang disebabkan etilen glikol dan dietilen glikol telah mencapai 145 Orang.

“Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja berlalu, harus diusut dan segera dihentikan penggunaan etilen glikol dan dietilen glikol itu, baik pada obat obatan maupun pada plastik dan atau kemasan makanan dan minuman,” jelas mantan Ketua Umum PBNU ini.

Baca Juga:

6.001 Tautan Jual Obat Sirop Penyebab Gangguan Ginjal Tersebar Online

"Hal ini Selaras dengan perintah agama untuk menjaga keselamatan nyawa (hifdzu annfs) dan keselamatan keturunan (hifdzu annasl),” tegasnya.

Said menuturkan, pemerintah harus bersikap lebih tegas, lebih adil dan lebih memihak pada rakyat atas berbagai bentuk pelanggaran dan kecerobohan yang terjadi.

Ia juga meminta pemerintah mengembangkan dan masifkan model pengobatan berbasis herbal and traditional medicine agar warga bangsa Indonesia tidak tergantung pada model pengobatan kimiawi.

"Harus segera wujudkan Indonesia menjadi pemasok pangan dunia yang aman dan terbebas dari racun-racun kimia," tutup Said. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Periksa BPOM soal Izin Edar Obat Sirop

#Obat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Pelarian bandar besar obat keras daftar G di Tanah Abang akhirnya dihentikan Polda Metro Jaya. RS (38) diciduk bersama barang bukti ratusan ribu butir pil ilegal. Simak kronologinya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Indonesia
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Pemerintah perlu memperkuat produksi bahan baku obat domestik melalui dukungan riset, insentif industri, dan kolaborasi lintas kementerian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Harga Obat Terancam Melambung Tingg Buntut Rupiah Melemah, Pemerintah Diminta Bersikap
Indonesia
BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Toko kosmetik di Ciracas, Jakarta Timur, kedapatan menjual obat terlarang. BBPOM pun langsung turun tangan ke lokasi.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
  BBPOM Jakarta Gerebek Toko Kosmetik di Ciracas, Temukan Puluhan Obat Keras Ilegal
Indonesia
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Menurutnya, pembiaran terhadap peredaran obat ini akan berdampak buruk pada kesehatan serta stabilitas ekonomi masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Maret 2026
Video Toko Penjual Tramadol Dihujani Mercon Viral di Medsos, Polisi Diminta Usut Pemilik dan Pemasoknya
Dunia
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Sistem kesehatan Gaza lumpuh akibat agresi Israel. Ribuan pasien menghadapi krisis medis.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Titik Nadir Krisis Medis Gaza, Obat Nyeri Langka Jadi Barang Mewah
Indonesia
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Kondisi ini menuntut penanganan komprehensif dari pemerintah agar produk domestik bisa berjaya di pasar global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 31 Januari 2026
DPR RI Ungkap Penyebab Harga Bahan Baku Farmasi Mahal di Indonesia
Indonesia
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Pedagang mendukung penuh, hanya 5% kios yang belum lunas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Pasar Pramuka Tetap Ramai Jelang Revitalisasi Total di Tahun 2026
Indonesia
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Perumda Pasar Jaya membantah kenaikan harga sewa, klaim tarif sudah dikaji dan di bawah nilai pasar.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 November 2025
Kericuhan di Pasar Pramuka Hari Ini Saat Kios-kios Obat Ditutup Paksa Perumda, Pedagang Bingung Sampai Ada yang Menangis
Indonesia
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Saat ini, jumlah industri obat Indonesia mencapai 272 yang memiliki pabrik. Sedangkan perusahaan besar farmasi jumlahnya 3.009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Agustus 2025
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Indonesia
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
TNI akan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memproduksi obat-obatan dalam jumlah besar.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 Juli 2025
TNI Masuk Bisnis Obat, Komisi I Anggap Bukan Pelanggaran Dwifungsi ABRI
Bagikan