Pemerintah Diimbau Tak Sepelekan Kasus Virus Oz

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 27 Juni 2023
Pemerintah Diimbau Tak Sepelekan Kasus Virus Oz

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama. (ANTARA/HO-Prof.Tjandra Yoga Aditama)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengimbau Pemerintah Indonesia tidak menyepelekan laporan kematian yang diakibatkan oleh Virus Oz seperti yang terjadi di Jepang beberapa waktu lalu.

“Kita tidak boleh menyepelekan adanya laporan penyakit baru, tapi juga jangan khawatir berlebihan. Jangan pula terlalu cepat membuat kesimpulan, karena memang data ilmiah belumlah lengkap tersedia,” katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Baca Juga:

Ketua DPR Minta Pemerintah Pastikan Kesehatan Hewan Kurban dari Virus Lato-Lato

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) itu menuturkan dari waktu ke waktu memang selalu ada saja laporan tentang jenis penyakit baru dari berbagai negara.

Ketika pertama kali kasus baru atau kematian ditemukan, tindakan yang segera dilakukan adalah mengkaji secara rinci dampak penularan baik dari sisi klinik maupun epidemiologinya bersama dengan para ahli.

Hanya saja memang pada awal mula pasti belum tersedia penjelasan ilmiah yang pasti.

“Makanya, hal yang perlu kita lakukan sekarang adalah mengikuti secara mendalam perkembangan data ilmiah tentang kasus ini, tentu dari sumber yang dipercaya dalam setidaknya dua bentuknya yaitu keterangan resmi dari sebuah badan negara atau dunia,” katanya.

Sumber terpercaya lainnya yang bisa pemerintah maupun masyarakat ikuti, kata dia, adalah hasil penelitian yang dipublikasi resmi, bukan dalam pesan Whatsapp (WA) berantai tanpa sumber yang jelas.

Di samping itu ada atau tidaknya penyakit baru, kata Prof Tjandra, secara umum pemerintah harus tetap menjaga dan menjamin surveilans selalu berjalan secara baik, setidaknya dalam tiga bentuk yakni surveilans berbasis gejala, surveilans berbasis laboratorium, bahkan sampai tahap genomik.

Baca Juga:

3 Cara Mencegah Penyebaran Virus Rabies

“Sementara untuk ruang lingkup surveilans yang perlu diperhatikan adalah surveilans klinis pada pasien, surveilans epidemiologik di komunitas, surveilan pada hewan yang mungkin berdampak pada kesehatan manusia dan surveilans keadaan lingkungan yang mungkin berdampak pada kesehatan manusia,” ujar Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara itu.

Dikonfirmasi secara terpisah Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menyatakan kasus kematian manusia akibat Virus Oz belum ditemukan di Indonesia hingga hari ini.

Meski demikian dirinya mengimbau semua pihak memahami bahwa Virus Oz adalah anggota baru dari genus Thogotovirus. Virus ini pertama kali diisolasi dari kumpulan tiga nimfa kutu Amblyomma testudinarium yang dikumpulkan di Prefektur Ehime, Jepang pada tahun 2018 lalu.

Virus itu diketahui mempunyai sifat zoonosis atau ditularkan melalui hewan, yang biasanya berupa satwa liar seperti monyet, rusa dan tikus ke manusia.

“Sehingga ketika Thogotovirus mengenai tubuh manusia, ia dapat menimbulkan radang otak (ensefalitis), penyakit demam, pneumonia, hingga kematian. Namun cara penularan ke manusia belum diketahui dengan pasti, kemungkinan tertular dari gigitan kutu yang membawa virus tersebut,” kata Maxi. (*)

Baca Juga:

Pernyataan Kemenkes Terkait Virus Mematikan Marburg di Indonesia

#Virus #Pemerintah RI #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi saat finish pada final di Jepang, Rabu (30/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 30 September 2026
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Olahraga
Di Motegi Jepang, Marc Marquez Berambisi Jawara Dunia ke-7 Kali
MotoGP dijadwalkan akan memasuki Grand Prix Jepang yang berlangsung di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang mulai Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Di Motegi Jepang, Marc Marquez Berambisi Jawara Dunia ke-7 Kali
Berita Foto
Asian Games 2026: Alwi Farhan Raih Medali Perunggu Tunggal Putra
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berpose saat upacara penganugerahan medali tunggal putra Asian Games 2026 di Jepang, Selasa (29/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 29 September 2026
Asian Games 2026: Alwi Farhan Raih Medali Perunggu Tunggal Putra
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Berita Foto
Aksi Fajar/Fikri dalam Final Bulu Tangkis Beregu Putra Asian Games 2026
Selebrasi pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Aksi Fajar/Fikri dalam Final Bulu Tangkis Beregu Putra Asian Games 2026
Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Berita Foto
Defile Kontingen Indonesia dalam Upacara Pembukaan Asian Games 2026
defile Kontingen Indonesia dalam Asian Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Sabtu (19/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Defile Kontingen Indonesia dalam Upacara Pembukaan Asian Games 2026
Olahraga
Misi Rumah Indonesia di Nagoya: Obat Kangen Atlet Hingga Lobi-Lobi Diplomasi Olahraga
Menpora Erick Thohir meresmikan Rumah Indonesia di Nagoya untuk mendukung perjuangan atlet di Asian Games 2026 sekaligus mengusung misi diplomasi olahraga.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Misi Rumah Indonesia di Nagoya: Obat Kangen Atlet Hingga Lobi-Lobi Diplomasi Olahraga
Indonesia
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Badan Kepolisian Jepang akan berkonsultasi dengan Kementerian Kehakiman serta Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengenai rincian kerangka kerja baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Bagikan