MerahPutih.com - Praka Rico Pramudia salah satu dari tiga prajurit TNI yang mengalami luka akibat penyerangan di Lebanon, dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, jenazah prajurit TNI yang gugur di Lebanon, Praka Rico Pramudia, akan diterbangkan terlebih dahulu ke Jakarta sebelum dipulangkan ke Medan, Sumatera Utara.
“Rencananya ke Jakarta dulu, baru jenazah akan dibawa ke Medan,” kata Aulia
Proses pemulangan jenazah dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan seluruh urusan administrasi di Beirut, Lebanon.
Baca juga:
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
Aulia belum dapat memastikan jadwal keberangkatan jenazah dari Lebanon maupun waktu penyemayaman dan pemakaman di tanah air.
"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," katanya.
Aulia menjelaskan, mereka mengalami luka setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan terkena serangan artileri pada Minggu (29/3).
Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, sementara Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Praka Farizal Romadhon dinyatakan gugur dalam insiden tersebut setelah terkena serangan langsung di lokasi kejadian.
Rico yang mengalami luka berat sebelumnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit St. George di Beirut menggunakan helikopter untuk mendapatkan perawatan intensif