Pemerintah Ajak Masyarakat Kampanyekan Kesehatan Jiwa

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 10 Oktober 2022
Pemerintah Ajak Masyarakat Kampanyekan Kesehatan Jiwa

Lindungi kesehatan jiwa. (Foto: pixabay/4993578)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam kampanye pentingnya menjaga kesehatan jiwa.

"Masyarakat, terutama para orang tua, memiliki peran strategis dalam kampanye mengenai kesehatan jiwa," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto, dikutip dari Antara, Senin (10/10).

Baca Juga:

Normalisasi Kehidupan, Kunci Lindungi Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi

Agus mengatakan bahwa keluarga sebagai lingkungan terkecil dalam masyarakat dapat menerapkan pola asuh dialogis dan penuh cinta kasih untuk menjaga dan memelihara kesehatan mental seluruh anggota keluarga.

"Keluarga punya peran penting dalam membentuk kesehatan jiwa seseorang, terapkan pola asuh penuh cinta kasih, orang tua perlu memberikan teladan, contohnya dengan tidak menunjukkan kekerasan di dalam rumah, tidak melakukan perundungan dan lain sebagainya," katanya.

Agus Suprapto menambahkan keluarga juga memiliki peran dalam mendukung penanganan masalah kesehatan mental.

"Misalkan jika melihat ada anggota keluarga yang berperilaku yang dianggap tidak biasanya, tidak pada umumnya maka ada baiknya dibawa berkonsultasi ke profesional atau ke fasilitas kesehatan terdekat," katanya.

Baca Juga:

Alasan Kesehatan Jiwa Masuk dalam Sustainable Development Goal

Sementara itu, Agus Suprapto juga menambahkan bahwa Kemenko PMK terus mendukung penguatan edukasi dan kampanye mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa.

"Kami juga berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah terkait penguatan edukasi mengenai kesehatan mental," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa pemerintah terus mendorong optimalisasi pelayanan kesehatan jiwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa.

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa menyebutkan bahwa Negara menjamin setiap orang hidup sejahtera lahir dan batin serta memperoleh pelayanan kesehatan yang merupakan amanat UUD 1945.

Terkait hal tersebut, kata dia, pemerintah terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana serta pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan jiwa di seluruh wilayah Indonesia. (*)

Baca Juga:

Suga BTS Blak-blakkan Ceritakan Gangguan Kesehatan Jiwa yang Dialami

#Hari Kesehatan Jiwa Dunia #Kesehatan #Gangguan Jiwa #Kemenko PMK #Masyarakat #Kampanye
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Sugiono Tanggapi Kritik Malaysia soal Kabut Asap, Sebut Indonesia Terdampak Langsung
Sugiono merespons kekhawatiran Malaysia dan Singapura soal kabut asap karhutla. Pemerintah menyebut komunikasi diplomatik dan koordinasi teknis terus dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Sugiono Tanggapi Kritik Malaysia soal Kabut Asap, Sebut Indonesia Terdampak Langsung
Indonesia
Tanggapi Tawaran Bantuan Malaysia dan Singapura untuk Penanganan Karhutla, Pemerintah Klaim Masih Mampu
Pemerintah mengerahkan 71.000 personel darat dan sekitar 35 helikopter untuk menangani karhutla. Sugiono menyebut bantuan asing perlu disesuaikan dengan kebutuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Tanggapi Tawaran Bantuan Malaysia dan Singapura untuk Penanganan Karhutla, Pemerintah Klaim Masih Mampu
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Gejala Depresi Pada Anak Sekolah dan Remaja Di Indonesia Empat Kali Lipat Dibanding Kelompok Dewasa
teknologi berkembang begitu cepat, dan kini smartphone serta media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak dan remaja.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Gejala Depresi Pada Anak Sekolah dan Remaja Di Indonesia Empat Kali Lipat Dibanding Kelompok Dewasa
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Indonesia
Menko Sugiono Terpukau Karya Siswa SNT 7 Bogor, Ada Teknologi hingga Game Digital
Menko Sugiono meninjau SNT 7 Parung, Bogor, dan melihat karya siswa di bidang STEM, animasi, web development hingga gim digital.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Menko Sugiono Terpukau Karya Siswa SNT 7 Bogor, Ada Teknologi hingga Game Digital
Bagikan