Kesehatan Mental

Normalisasi Kehidupan, Kunci Lindungi Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 01 November 2021
Normalisasi Kehidupan, Kunci Lindungi Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi

Lindungi kesehatan jiwa dengan normalisasi kehidupan (Foto: pixabay/4993578)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NORMALISASI kehidupan lewat adaptasi dengan kenormalan baru, merupakan salah satu langkah untuk melindungi kesehatan jiwa di tengah masa pandemi COVID-19.

Hal tersebut dipaparkan oleh dokter spesialis kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Kristina Siste Kurniasanti.

Baca Juga:

Stigma Negatif dan Mitos Jadi Penghambat Penanganan Kesehatan Mental

"Lakukan normalisasi kehidupan, memang keadaan banyak berubah tapi inilah yang dianggap normal," tutur dr. Kristina, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Dokter Kristiana menuturkan, langkah pertama yang bisa dilakukan ialah memulai hari dengan sesuatu yang santai. Seperti halnya beri semangat untuk diri sendiri dan suntik energi positif dengan cara tersenyum.

Beri semangat diri sendiri dengan tersenyum. (foto: pixabay/stocksnap)

Ia menambahkan, langkah-langkah yang bisa dilakukan yakni istirahat yang cukup, makan yang sehat, latihan fisik dan beribadah.

Selanjutnya kenali diri kemudian ukur kekuatan diri sendiri. Setiap orang memiliki batasan yang berbeda, karena itu, jangan paksakan diri kamu untuk mengikuti aktivitas orang lain. Kamu bisa mengambil jeda dari rutinitas, meningkatkan sisi kreatif serta mengelola stres.

Baca Juga:

Kenali Empat Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi

Cintailah dirimu sendiri demi kesehatan jiwa selama pandemi COVID-19. Kemudian kelola stres, seperti halnya dengan menulis catatan harian. Kamu pun bisa menekuni hobi atau aktivitas baru yang menyenangkan. Sebaiknya hindari rokok, alkohol dan narkoba. Pentingnya juga untuk menjaga komunikasi dengan orang-orang terdekat.

"Saya menyarankan tidak menggunakan chatting, namun menggunakan video call, sehingga terciptanya kedekatan emosional," ucapnya.

masalah kesehatan saat pandemi yakni berupa kecemasan, depresi, hingga krisis bunuh diri (foto: pixabay/inzmam khan)

Perihal kesehatan jiwa, Kristiana menuturkan bahwa COVID-19 sangat memengaruhi kesehatan jiwa. Adapun sejumlah masalah kesehatan saat pandemi yakni berupa kecemasan, depresi, hingga krisis bunuh diri.

Masalah kesehatan mental tersebut dipicu oleh tingginya angka mortalitas COVID-19, yang menimbulkan kekhawatiran tentang diri sendiri serta orang-orang terdekat yang bisa terinfeksi COVID-19.

Kemudian, pemicu lainnya ialah hoaks terntang COVID-19, kekhawatiran untuk pergi ke layanan kesehatan, stigma, hingga diskriminasi. Tak hanya itu, trauma akibat kehilangan orang terdekat karena COVID-19 juga bisa menjadi penyebab munculnya masalah kesehatan mental.

Kristina menjelaskan, 1 dari 5 orang di Indonesia mengalami kecemasan saat pandemi COVID-19. Orang yang paling berisiko mengalami kecemasan ialah perempuan muda, orang yang dicurigai menderita COVID-19, dan orang yang kekurangan dukungan sosial. (Ryn)

Baca Juga:

Kenali Empat Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan