Pembelian Jet Tempur Mirage Bekas Qatar Dikritik DPR

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 17 Juni 2023
Pembelian Jet Tempur Mirage Bekas Qatar Dikritik DPR

Mirage 2000 dan Rafale dilacak oleh jet tempur Rusia Su-27 di ruang udara internasional di atas Laut Hitam, Kamis (9/12/2021). Video diambil tanggal 9 Desember 2021. (REUTERS/RUSSIAN DEFENCE MINISTRY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Langkah Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dipimpin Prabowo Subianto membeli jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar sejumlah 12 unit menuai kritik. Pembelian jet bekas tersebut menghabiskan anggaran mencapai Rp 11.8 triliun.

"Tidak ada perencanaan jangka panjang mengenai pembelian pesawat bekas ini," kata anggota Komisi I DPR RI Sukamta dalam keterangannya, Sabtu (17/6).

Baca Juga:

Menhan Sebut Indonesia Pesan Pesawat Tempur hingga Kapal Selam untuk Perkuat Pertahanan

Menurut Sukamta, usulan Kemhan membeli pesawat bekas karena lebih cepat dalam penyediaan alutsista untuk menutupi berkurangya alutsista.

"Ini menunjukan Kemhan tidak memiliki perencanaan strategis dan implementasi dengan baik," katanya.

Ia mengungkapkan Kemhan tidak belajar dari banyak permasalahan yang muncul setelah 24 unit pesawat F-16 dari Amerika Serikat senilai USD 750 Juta di tahun 2011.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan, biaya perawatan yang lebih mahal dibandingkan pesawat sejenis seperti Gripen dengan kemampuan tidak jauh berbeda.

Sukamta menegaskan, pengadaan pesawat tempur bekas ini berpotensi melanggar UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang industri pertahanan. Yakni partisipasi industri pertahanan di dalam negeri dalam pembuatan alutsista.

"Pembelian pesawat bekas jelas tidak melibatkan industri pertahanan dalam negeri sehingga alih teknologi dan penggunaan bahan baku pembuatan alutsista yang berasal dari dalam negeri tidak akan ada,” ujarnya.

Sukamta membeberkan masalah selanjutnya, yakni tidak adanya jaminan ketersediaan suku cadang, perawatan dan perbaikan kerusakan pesawat dalam jangka panjang dari produsen pesawat.

"Jaminan support service hanya terbatas 3 tahun berpotensi menimbulkan masalah di masa depan,” imbuhnya.

Sukamta menerangkan, untuk masalah ketiga adalah biaya perawatan yang tinggi. Pasalnya, Pesawat Mirage 2000-5 telah dipakai Qatar sejak 26 tahun lalu.

“Sedangkan usia aktif pesawat tempur antara 30-40 tahun. Artinya sekitar 10 tahun lebih sedikit pesawat ini bisa dipakai secara optimal dengan catatan perawatan dan suku cadang tidak ada masalah,” ujarnya.

Baca Juga:

2 Pilot TNI AU Ikut Uji Fungsi Pesawat Tempur Prototype KFX/IFX

#TNI AU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
BNPB Perkuat Satgas Udara Karhutla, Lima Pesawat TNI AU Bergerak ke Kalimantan
Lima pesawat TNI AU diberangkatkan dari Malang untuk memperkuat operasi penanganan karhutla di Kalimantan. Total 52 pesawat dikerahkan di enam provinsi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
BNPB Perkuat Satgas Udara Karhutla, Lima Pesawat TNI AU Bergerak ke Kalimantan
Indonesia
Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT
Operasi itu ditujukan agar kebutuhan pangan dan bantuan lainnya dapat segera diterima masyarakat terdampak bencana
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT
Indonesia
TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT
TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiagakan enam pesawat angkut untuk mempercepat pengiriman bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
TNI Kaji Tol Probolinggo-Banyuwangi Buat Landasan Pesawat Tempur Saat Darurat
Kajian mencakup kesiapan teknis dan aspek keselamatan serta keamanan sebelum ruas jalan tertentu dapat ditetapkan untuk digunakan sebagai landasan alternatif.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
TNI Kaji Tol Probolinggo-Banyuwangi Buat Landasan Pesawat Tempur Saat Darurat
Indonesia
Kemenhan Beli 12 Pesawat Tempur Latih M-346F Block 20, ini Spesifikasi dan Kemampuannya
M-346F Block 20 merupakan varian terbaru dari keluarga M-346 yang dirancang untuk menjalankan dua peran sekaligus, yakni sebagai pesawat latih tempur lanjut (lead-in fighter trainer/LIFT) dan pesawat tempur ringan (light fighter).
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenhan Beli 12 Pesawat Tempur Latih M-346F Block 20, ini Spesifikasi dan Kemampuannya
Indonesia
Indonesia Beli 12 Jet Temput M-346 F Block 20 Buatan Italia, Digunakan Buat Latihan
M-346 F Block 20 dipilih karena spesifikasi dan kemampuan pesawat cocok dengan doktrin pertahanan udara yang dianut oleh TNI. Selain itu, selaras dengan kebutuhan pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Beli 12 Jet Temput M-346 F Block 20 Buatan Italia, Digunakan Buat Latihan
Indonesia
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Para personel TNI AU diperintahkan harus memberikan penampilan yang terbaik dalam ajang tersebut demi mengharumkan nama bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Indonesia
4 Jet Tempur T-50i Golden Eagle TNI AU Dikirim ke Australia, Besok Terbang dari Kupang!
TNI AU mengirim empat jet tempur T-50i Golden Eagle dan satu Hercules ke Australia untuk latihan Pitch Black 2026. Keberangkatan dijadwalkan 16 Juli dari Lanud El Tari Kupang.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
4 Jet Tempur T-50i Golden Eagle TNI AU Dikirim ke Australia, Besok Terbang dari Kupang!
Indonesia
18 Juni 2026 Skuadron Udara 18 Lahir, Rumah Falcon 8X TNI AU Pesawat Tamu VVIP Negara
TNI AU meresmikan Skuadron Udara 18 di Lanud Halim Perdanakusuma sebagai rumah baru enam pesawat Falcon 8X untuk mendukung penerbangan VIP dan VVIP kenegaraan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
18 Juni 2026 Skuadron Udara 18 Lahir, Rumah Falcon 8X TNI AU Pesawat Tamu VVIP Negara
Bagikan