Pembelajaran Sosial Emosional Sangat Penting Bagi Anak

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 17 Desember 2022
Pembelajaran Sosial Emosional Sangat Penting Bagi Anak

Keterampilan hidup yang sangat penting saat ini melibatkan sesuatu yang disebut pembelajaran sosial dan emosional. (freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKOLAH selalu mengambil tanggung jawab yang melampaui pengajaran sejarah, bahasa Inggris, atau matematika. Mereka adalah bagian penting dari komunitas yang mereka layani dan bagian integral dari kehidupan siswa yang mereka ajar.

Itulah bagian dari mengapa sekolah secara historis mengajarkan keterampilan hidup sehari-hari kepada anak-anak di samping keterampilan akademis yang penting. Satu set keterampilan hidup yang sangat penting saat ini melibatkan sesuatu yang disebut pembelajaran sosial dan emosional.

Melansir laman Healthline, meskipun ini bukan ide baru, pembelajaran sosial dan emosional adalah sesuatu yang akan lebih berguna dari sebelumnya saat anak-anak kembali ke ruang kelas setelah COVID-19 dan selama tahap pandemi global ini.

Baca Juga:

Me-time Pengaruhi Kehidupan Interaksi Sosial

anak
Pembelajaran sosial dan emosional berfokus pada serangkaian keterampilan hidup yang dibutuhkan anak untuk memahami diri sendiri dan berkomunikasi dengan orang lain. (Pexels/Rebecca Zaal)

Apa itu pembelajaran sosial dan emosional (SEL)?

Pembelajaran sosial dan emosional (SEL) merupakan konsep pendidikan yang membantu anak-anak memperoleh keterampilan di bidang-bidang penting di luar matematika, membaca, dan mata pelajaran inti sekolah lainnya. SEL membantu anak-anak mengidentifikasi perasaan mereka, memahami dan berkomunikasi dengan orang lain, membangun hubungan yang kuat, dan membuat keputusan empati yang baik.

SEL berfokus pada serangkaian keterampilan hidup yang dibutuhkan anak untuk memahami diri sendiri dan berkomunikasi dengan orang lain. Misalnya, SEL mengajari anak-anak cara untuk meningkatkan:

- Empati

- Regulasi emosi

- Keterampilan memecahkan masalah

- Keterampilan membuat keputusan

- Kemampuan berkomunikasi

- Hubungan dengan teman dan keluarga

- Pengetahuan diri

- Kontrol dir

Melalui SEL, anak-anak dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka. Mereka dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang akan membantu mereka memahami emosi mereka, mengembangkan identitas mereka, dan menetapkan tujuan.

Dalam sebuah studi penting tahun 2011, para peneliti melakukan salah satu ulasan SEL terbesar dan terlengkap. Mereka meninjau 213 studi yang mencakup lebih dari 270.000 siswa dan menemukan, antara lain, bahwa berpartisipasi dalam program SEL meningkatkan kinerja siswa di kelas mereka. Ini juga memiliki dampak yang bertahan lama pada siswa dan komunitas sekolah.

Baca Juga:

Recharge Kesehatan Tubuh dengan Nonton Film Horor

anak
Program pembelajaran sosial dan emosional meningkatkan kinerja siswa di kelas mereka. (freepik/jcomp)

Apa itu Kecerdasan Emosional atau Emotional Quotient?

Kecerdasan emosional , terkadang disebut kecerdasan emosional (EQ), adalah kemampuan untuk mengelola emosi kamu sendiri dan memahami emosi orang lain. Orang dengan EQ tinggi mampu mengkomunikasikan emosi mereka. Mereka dapat mengambil tindakan untuk mengatasi emosi seperti kemarahan atau stres. Mereka juga dapat bekerja dengan baik dengan orang lain dan membangun hubungan yang kuat berdasarkan empati dan pengertian.

Empat elemen kunci dari kecerdasan emosional

1. Kesadaran diri


Orang yang memiliki kesadaran diri yang tinggi mengenali emosinya sendiri. Mereka memahami bagaimana emosi mereka memengaruhi motivasi dan tindakan mereka.

2. Kesadaran sosial


Orang dengan kesadaran sosial yang tinggi sangat berempati. Mereka memahami kebutuhan, emosi, dan kekhawatiran orang lain. Mereka terampil menangkap isyarat sosial dan dinamika sosial.

3. Manajemen diri

Manajemen diri adalah kemampuan untuk mengendalikan impuls dan perilaku. Orang dengan keterampilan manajemen diri yang tinggi juga hebat dalam berpegang teguh pada komitmen dan beradaptasi dengan perubahan.

4. Manajemen hubungan


Menciptakan dan memelihara hubungan yang kuat dengan orang lain merupakan keterampilan hidup yang penting dan merupakan salah satu elemen kunci kecerdasan emosional. Orang dengan keterampilan manajemen hubungan yang kuat sangat baik dalam komunikasi, resolusi konflik, dan kerja sama tim.

Kecerdasan emosional penting dalam setiap bidang kehidupan. Memberi mereka alat dan pendidikan yang mereka butuhkan untuk memperkuat EQ mereka bermanfaat bagi anak-anak dalam berbagai cara.

Manfaat SEL dalam keseharian, termasuk meningkatkan sisi sebagai berikut:

- Pergaulan di rumah dan di sekolah

- Empati

- Harga diri

- Kesadaran diri

- Kemampuan berkomunikasi

- Pola berpikir positif

- Penyelesaian masalah

- Respon stres

- Suasana hati

- Motivasi

SEL dapat menjadi alat yang ampuh untuk membantu anak-anak mempelajari keterampilan sosial sehari-hari dan kecerdasan emosional. Keterampilan ini dapat meningkatkan kinerja anak-anak di kelas dan meningkatkan interaksi mereka dengan orang lain. Mereka juga dapat meningkatkan harga diri mereka.

SEL dan kecerdasan emosional selalu menjadi hal yang sangat penting, tetapi alat pendidikan ini akan menjadi lebih penting dari sebelumnya saat anak-anak kembali ke kelas setelah COVID-19.

Pandemi berdampak buruk pada kesehatan mental anak-anak dari segala usia, dan keterampilan yang diajarkan dalam program SEL adalah cara ampuh yang dapat dilakukan sekolah untuk mendukung siswanya saat mereka menyesuaikan diri. (DGS)

Baca Juga:

Optimalkan Sistem Imun Anak Demi Tumbuh Kembangnya

#Lipsus Desember Kesehatan Mental #Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Bagikan