Me-time Pengaruhi Kehidupan Interaksi Sosial

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 14 Desember 2022
Me-time Pengaruhi Kehidupan Interaksi Sosial

Mereka mengalami peningkatan tingkat pengaruh positif dan tingkat rendah ketika berinteraksi dengan orang lain. (Pexels/Burst)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK suka berada di tengah keramaian, suka menyendiri, melakukan aktivitas sendirian, dan tidak begitu suka bersosialisasi biasanya dikaitkan dengan orang-orang introvert. Ini dilakukan karena biasanya mereka tidak begitu suka menjadi pusat perhatian dan terlalu lelah untuk berinteraksi dengan orang lain. Namun, me-time nyatanya bisa mempengaruhi interkasi sosial loh.

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa dengan menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian berhubungan dengan efek negatif. Seperti kesepian dan tekanan emosional. Namun, berbalik dengan hal tersebut, ada juga studi lainnya yang mengaitkan menghabiskan waktu sendirian dengan hasil positif. Seperti kemarahan, kecemasan, dan kesedihan yang ada pada diri kamu bisa berkurang.

Baca Juga:

Pengaruh Hewan Peliharaan pada Kesehatan Mental

mental
Orang-orang yang suka menyendiri, menggunakan waktu mereka untuk merenung. (Unsplash/Holly Mandarich)


Namun, penelitian ini secara unik dapat mengevaluasi bagaimana menghabiskan waktu sendirian berhubungan dengan bagaimana perasaan orang tentang interaksi pada orang lain di hari yang sama.

Menurut Hope White seorang mahasiswa pascasarjana jurusan psikologi menyatakan bahwa, ”Kami menemukan bahwa orang yang suka menyediri karena takut, atau tidak menyukai interaksi sosial mengalami kecemasan yang meningkat. Itu ketika berinteraksi dengan orang lain pada hari-hari ketika mereka mendapat lebih banyak waktu sendiri dari biasanya”.

Biasanya orang-orang yang suka menyendiri, menggunakan waktu mereka untuk merenung.

Baca Juga:

Zodiak yang Cenderung Mengalami tekanan dalam Hubungan

mental
Menghabiskan waktu sendirian merupakan hal yang umum sepanjang hidup. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Menghabiskan waktu sendirian merupakan hal yang umum sepanjang hidup. Namun, terkadang masih banyak yang belum sepenuhnya memahami kapan, mengapa, dan untuk siapa hal itu bermanfaat atau berisiko. Adapun penelitian baru yang dilakukan mengenai waktu orang dewasa yang menghabiskan waktu sendirian setiap hari dan pengaruh positif atau negatif mereka selama melakukan interaksi sosial.

Terdapat 411 peserta berusia 18 hingga 26 tahun yang melaporkan motivasi mereka untuk menyendiri dan pengaruh positif atau negatif yang dialami selama melakukan interaksi sosial selama tujuh hari berturut-turut.

Dari hasil tersebut, menunjukkan bahwa pada hari-hari ketika orang dewasa, baru menghabiskan lebih banyak waktu sendirian daripada biasanya. Mereka mengalami peningkatan tingkat pengaruh positif dan tingkat rendah ketika berinteraksi dengan orang lain. (yos)

Baca Juga:

Lakukan Hal Ini Agar Waktu Istirahatmu Tidak Cranky

#Kesehatan #Kesehatan Mental #Lipsus Desember Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan