Pelaku Penembakan Johar Baru Biasa Berburu Burung dan Tikus

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 01 Desember 2015
Pelaku Penembakan Johar Baru Biasa Berburu Burung dan Tikus

Tawuran antarwarga di Cililitan Besar, Jakarta Timur, Senin (21/9) dini hari. (Twitter @TMCPoldaMetro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Tokoh masyarakat Roy (38), warga Johar Baru mengatakan bahwa saat terjadi tawuran beberapa waktu lalu antara warga Tanah Tinggi dengan warga Johar Baru dan memakan korban bernama Rivaldi, ia melihat langsung peristiwa penembakan tersebut.

"Korban meninggal di tempat akibat tertembus peluru dari senapan angin pada saat tawuran pecah," ungkap Roy saat ditemui merahputih.com, di Jalan Kramat Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (1/12).

Roy menambahkan, korbang langsung dibawa ke RSCM pada waktu itu. Sebelum sampai ke rumah sakit, korban sudah menghembuskan nafas terakhir.

"Korban sempat dibawa ke RSCM. Korban sudah tidak bernyawa," tuturnya.

Menurut Roy, pelaku penembakan bernama Hadi Sutikno alias Peno (26), saat itu dia menembakkan senapan anginnya mengarah ke arah kerumuan kerumunan warga dan mengenai dada sebelah kiri korban.

"Saya melihat peristiwa saat tawuran terjadi, si pelaku menembakkan senapan anginnya dan menembus dada sebelah kiri dari korban," ungkapnya.

Roy menjelaskan, ia hanya mengetahi bahwa saat ini pihak kepolisian sedang mengejar si pelaku yang saat ini masih buron.

"Sampai saat ini pelaku masih dikejar, namun belum masih belum tertangkap. Saya mengenal si pelaku karena senjata tersebut. Saya sering melihat dia membawa senjata angin untuk memburu burung dan tikus disaat senggang," tuturnya.

Hasil penelusuran merahputih.com, warga bertikai sebenarnya saling mengenal satu sama lain. Mereka terkadang kerap nongkrong bersama di waktu senggang. Tawuran serupa yang terjadi pada saat bulan Ramadhan kemarin antara warga Johar Baru dengan warga tanah tinggi juga disebabkan oleh masalah sepele yakni saling ejek.

Diberitakan merahputih.com sebelumnya, Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat sudah mengamankan para warga yang terlibat tawuran, di antaranya Dani Merta alias Danu (20), Muhammad Sofyan alias Toke (22), Indra Peraja alias Alo (30), Rino Raka Siwi alias Rino (20), Nur Lingga Saputra alias Boboy (22), Muh Fauziah Nugraha alias Azi (17) Raihan Hermawan alias Rehan (14), Fahmi Raynaldi alias Fahmi (25), Firmansyah alias Iman (18) dan Hadi Sutikno alias Peno (25) yang terlibat penembakan terhadap Rivaldi alias Ipang (18). (abi)


BACA JUGA:

  1. Tawuran Warga Johar Baru Dipicu Masalah Saling Ejek
  2. Saling Lempar Bom Molotov, Warga Johar Baru Ricuh
  3. Tawuran Antarwarga Pecah di Cililitan Besar
  4. Romantisme di Ujung Timur Ibu Kota, Kalau tidak Tawuran Ya Pacaran
  5. Ini Daerah Rawan Tawuran di Jakarta Timur
#Polres Jakarta Pusat #Penembakan Johar Baru #Tawuran
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI
Mendesak agar Pemprov DKI menghukum para pelaku kekerasan.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Dewan PSI Nyatakan 'Gotham City' di Jakarta Buah Ketidaktegasan Pemerintah DKI
Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Tawuran Warga Klender Picu Kemacetan Hingga 2 KM, Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, melumpuhkan arus lalu lintas hingga 2 km. Aparat Polri dan Satpol PP turun tangan membubarkan massa dengan gas air mata.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Tawuran Warga Klender Picu Kemacetan Hingga 2 KM, Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Massa
Indonesia
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Patroli, 17 Orang Ditangkap karena Terlibat Tawuran hingga Narkoba
Patroli dilakukan secara mobile bersama jajaran Perintis Presisi dan polres setempat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Patroli, 17 Orang Ditangkap karena Terlibat Tawuran hingga Narkoba
Indonesia
Gubernur Pramono Sebut Arena Ring Tinju di Pasar Rebo Bikin Tawuran Turun Drastis
Arena ring tinju dibangun melalui swadaya masyarakat dan mulai digunakan sejak Januari 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Gubernur Pramono Sebut Arena Ring Tinju di Pasar Rebo Bikin Tawuran Turun Drastis
Indonesia
Belasan Orang Ditangkap Akibat Tawuran Maut di Tangerang
Petugas langsung melakukan identifikasi dengan hasil luka di bagian dada kanan dan tangan kanan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Belasan Orang Ditangkap Akibat Tawuran Maut di Tangerang
Indonesia
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Tradisi geng sekolah itu jika terus terpelihara berbahaya karena berpotensi memicu kekerasan di kalangan remaja yang bisa memakan korban jiwa.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Maret 2026
Kasus Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Momentum Potong Tradisi Geng Sekolah
Indonesia
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Dari hasil koordinasi KPAI dengan polisi, diduga tidak terjadi bentrokan langsung antara siswa SMAN 5 Bandung dengan siswa SMAN 2 Bandung saat itu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Bagikan