MerahPutih.com - Pasangan pembunuh dan pemutilasi Rinaldi Harley Wismanu, yaitu Djumadil Al Fajar dan Laeli Atik Supriyatin menguras uang korban hingga Rp97 juta.
Mereka mengurasnya dengan cara menarik uang korban yang ada di tabungannya. Dimana korban mendaptkan pin kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) korban.
Baca Juga
Ternyata korban menyerahkannya ke tersangka Laeli saat bertemu di Apartemen Mansion Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat tempat korban dihabisi.
"Tersangka ambil harta pakai (kartu) ATM (korban)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, kepada wartawan, Selasa (22/9).
Usut punya usut, ternyata korban bisa sampai menyerahkan pin ATM-nya karena termakan rayuan tersangka Laeli. Tanpa curiga lantas korban memberikannya ke Laeli.
Uang tersebut lantas digunakan mereka untuk membeli sepeda motor hingga emas batangan. Mereka juga memakai uang menyewa rumah yang sedianya dijadikan tempat mengubur jasad korban di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
"(Dengan) Rayuan dari saudara L (kemudian pin ATM Rinaldi berhasil didapatkan)," ujarnya.
Penyidik telah menyusun berkas pembunuhan dan mutilasi Rinaldi Harley Wismanu dengan tersangka sejoli Djumadil Al Fajar dan Laeli Atik Supriyatin.
"Kedua tersangka masih dilakukan pemeriksaan pendalaman untuk kelengkapan kita berkas perkara," ucap Yusri.
Terhadap keduanya, hingga kini masih dilakukan pemeriksaan kejiwaan guna melengkapi berkas tersebut. Setelah berkas lengkap, penyidik lantas akan melakukan pelimpahan berkas ke Kejaksaan.
Apabila nanti berkas dinyatakan lengkap, maka keduanya beserta barang bukti yang ada akan diserahkan ke Kejaksaan. Setelahnya, kasus pun akan disidangkan.
"Sesuai persangkaan kita pada pasal 340 KUHP kan pembunuhan berencana maksimalnya adalah hukuman mati," katanya.
Baca Juga
Pelaku Mutilasi Manajer Konstruksi di Kalibata City Ternyata Sepasang Kekasih
Polisi menemukan Rinaldi yang jadi korban pembunuhan sadis dengan dimutilasi jadi 11 bagian. Jasad korban ditemukan di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 September 2020.
Tak lama, polisi pun menangkap kedua pelaku yakni pasangan kekasih Djumadil dan Laeli. Rinaldi dimutilasi memakai golok dan gergaji. Adapun motifnya lantaran kedua pelaku ingin menguasai harta korban. (Knu)