Pemilu 2019

Peduli Lingkungan Jadi Alasan Manohara Nyaleg

Eddy FloEddy Flo - Senin, 13 Agustus 2018
Peduli Lingkungan Jadi Alasan Manohara Nyaleg

Manohara Odelia Pinot nyaleg dari Partai Nasdem (Foto :instagram manodelia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Model dan artis peran Manohara Odelia Pinot banting setir terjun ke jalur politik. Saat ini, Manohara tercatat sebagai bakal calon legislatif dair Partai Nasdem untuk Pemilu 2019.

Ketika disinggung alasannya masuk pentas politik, Manohara menyatakan komitmen dan kepedulian terhadap lingkungan hidup serta kesehatan yang mendorongnya ingin menjadi anggota DPR.

"Saya keliling di beberapa daerah di Indonesia dan melihat bagaimana kepedulian kita terhadap lingkungan," ujarnya ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Minggu (12/8).

Manohara dari Dapil Sidoarjo
Manohara bertekad memperhatikan isu lingkungan hidup jika terpilih nanti ((Foto :instagram manodelia)

Perempuan berusia 26 tahun tersebut berpolitik melalui Partai Nasdem dan maju untuk daerah pemilihan Jawa Timur 1 yang meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Mano, di Indonesia harus terjadi perubahan besar terhadap tingkat kepedulian lingkungannya sehingga harus diperjuangkan menjadi lebih baik.

Yang menjadi catatan, kata dia, di Indonesia masih banyak dan ditemukan perilaku masyarakat gemar membuang sampah sembarangan, karena itulah perlu ada perubahan untuk semakin menyadarkan pentingnya kepedulian lingkungan serta kesehatan.

"Saya keliling di beberapa daerah dan faktanya masih seperti itu. Jika dipercaya oleh rakyat maka nanti saya ingin di Komisi IV DPR RI agar fokus memperjuangkan lingkungan dan kesehatan," ucap artis yang juga model tersebut.

Manohara Odelia Pinot
Manohara Odelia Pinot (Foto :instagram manodelia)

Begitu juga saat perempuan kelahiran Jakarta itu sebagaimana dilansir Antara melakukan kampanye untuk mendulang suara nanti, yang sosialisasinya lebih banyak bagaimana cara kepedulian terhadap lingkungan di daerah sekitar.

Sementara itu, disinggung tentang daerah pemilihan yang disebut banyak kalangan merupakan "dapil neraka", Manohara mengaku tak terlalu ambil pusing tentang sebutan tersebut, bahkan ia merasa yakin mampu meraih kursi dan duduk di parlemen periode 2019-2024.

"Meski belum memiliki pengalaman terlalu dalam ke dunia politik, tapi di Nasdem saya dilatih dan diajarkan oleh politikus-politikus senior, termasuk adanya pelatihan," katanya.

Di dapil 1, Manohara akan berupaya meraih kursi bersama sejumlah publik figur lainnya, seperti mantan Menpora Hayono Isman, mantan Kejati Jatim Maruli Hutagalung, presenter berita Indra Maulana dan beberapa nama bakal caleg lainnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: PPI Tiongkok Bantu Korban Gempa Lombok

#Pendaftaran Caleg 2019 #Pemilu 2019 #Partai Nasdem
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Bagikan