Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Peduli dengan Kekerasan Perempuan dan Anak, Komunitas Ini Tergerak Hatinya

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 18 September 2018
Peduli dengan Kekerasan Perempuan dan Anak, Komunitas Ini Tergerak Hatinya

Kekerasan terhadap perempuan menjadi perhatian serius. (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kekerasan terhadap perempuan dan anak memang menjadi isu yang tak ada habisnya. Setiap tahun selalu ada saja kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Berdasarkan catatan Komnas Perempuan, di tahun 2017 terdapat 348.446 kasus kekerasan terhadap perempuan yang ditangani. Sementara Komnas Perlindungan Anak (PA) mencatat sebanyak 2.737 kasus kekerasan terhadap anak terjadi di tahun yang sama.

Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)
Kekerasan terhadap perempuan dan ana-ank masih saja terjadi. (MP/Alfi Ramadhani)

Persoalan serius ini membuat sekelompok orang yang tergabung dalam Komunitas Daun Salam tergerak hatinya. Mereka sengaja membuat garage sale serta seminar kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Nantinya, acara tersebut akan diselenggarakan di D'Mall, Depok, Jawa Barat, pukul 11.00 - 21.00 Wib pada Sabtu, 6 Oktober mendatang. Depok dipilih karena belum lama ini terjadi kasus begal payudara. Kasus tersebut sempat viral di media sosial.

Ilustrasi kekerasan. Foto: Ist
Publik harus diedukasi mengenai bentuk-bentuk kekerasan pada anak-anak. (Foto: learnsafe)

Garage sale sendiri bertujuan untuk menggalang dukungan publik dalam bentuk dana. Nantinya uang yang terkumpul akan disalurkan untuk pendiri rumah baca serta peberdayaan perempuan dan anak di berbagai daerah. Sebagai pilot project saat ini adalah di Desa Rumpin Bogor.

Sementara untuk seminar, komunitas yang merupakan perempuan alumni Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta ini memiliki tujuan untuk mengenalkan masyarakat terhadap bentuk-bentuk kekerasan serta melihat sejauh mana Pemda Depok membuat kebijakan dalam memberikan perlindungan bagi anak dan perempuan. (yani)

#Kekerasan Anak #Tindak Kekerasan #Kekerasan Perempuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Polisi Jerat Taufik Hidayat dengan 3 Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa Capai 36 Tahun
Polda Jawa Barat menjerat Taufik Hidayat dengan tiga pasal berlapis dalam kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap YTR. Ancaman hukuman bisa mencapai 36 tahun penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Jerat Taufik Hidayat dengan 3 Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa Capai 36 Tahun
Indonesia
DPR Desak Pelaku Penyiksaan YTR di Bandung Dihukum Berat, Usul Sanksi Kebiri
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengecam kasus penyekapan dan penyiksaan YTR di Bandung. Ia meminta proses hukum tegas, semaksimal mungkin.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
DPR Desak Pelaku Penyiksaan YTR di Bandung Dihukum Berat, Usul Sanksi Kebiri
Indonesia
Kasus Bandung Jadi Alarm Nasional, Perempuan Bangsa Serukan Perlindungan Lebih Kuat
Peristiwa ini merupakan bentuk kekerasan yang sangat serius dan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia yang tidak boleh dibiarkan terjadi di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Kasus Bandung Jadi Alarm Nasional, Perempuan Bangsa Serukan Perlindungan Lebih Kuat
Indonesia
DPR Soroti Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Desak Perlindungan Perempuan Diperkuat
Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan perempuan selama tiga tahun di Bandung memicu sorotan DPR. Nilai lemahnya perlindungan terhadap perempuan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Soroti Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Desak Perlindungan Perempuan Diperkuat
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Bagikan