Pedangdut Aida Saskia Bisa Dipidana karena Live Pura-pura Bunuh Diri

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 10 Desember 2019
Pedangdut Aida Saskia Bisa Dipidana karena Live Pura-pura Bunuh Diri

Aida Saskia. (Foto: instagram.com/aidasaskia.new)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pedangdut Aida Saskia bisa saja dipidana buntut tingkah konyolnya yang pura-pura bunuh diri secara live lewat akun Instagramnya. Hal tersebut jika ada pihak yang merasa dirugikan atas perbuatannya tersebut.

"Iya kalau ada yang dirugikan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Yusri Yunus di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (10/12).

Baca Juga:

74 Terduga Teroris Ditangkap Setelah Bom Bunuh Diri Medan

Untuk itu, apabila ada yang merasa dirugikan atas tindakan Aida bisa ke polisi. Polisi mempersilakan mereka yang merasa dirugikan membuat laporan. Namun, nampaknya sejauh ini belum ada yang membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya.

Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: (Foto MP/Rina Garmina)
Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: (Foto MP/Rina Garmina)

"Silakan kalau ada yang dirugikan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, warganet dihebohkan dengan pengakuan pedangdut Aida Saskia yang tengah live di Instagram dan menyebut mau bunuh diri. Tidak dijelaskan penyebab penyanyi cantik ini mau melakukan perbuatan tersebut.

Baca Juga:

Puluhan Terduga Teroris Ditangkap dan Tiga Tewas Pasca Bom Bunuh Diri Medan

Namun, ketika dikonfirmasi ternyata percobaan bunuh dirinya merupakan prank atau bercandaan saja. Dikutip dari Jagodangdut.com, Aida seolah tidak merasa bersalah dengan perbuatannya yang bikin cemas banyak orang itu.

Aida Saskia. (Foto: instagram.com/aidasaskia.new)
Aida Saskia. (Foto: instagram.com/aidasaskia.new)

"Aku baik dan itu cuma prank," ucap Aida kepada wartawan. (Knu)

Baca Juga:

Saksi Ini Tetap Sapu Monas Saat Ledakan Granat, Sempat Dikira Bom Bunuh Diri

#Bunuh Diri #Kombes Argo Yuwono
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Kronologis detik-detik pria berinisial AYA (31) asal Bekasi yang tewas jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, akhirnya dibuka ke publik.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Indonesia
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Seorang pria meninggal dunia usai melompat dari lantai 3 salah satu mall di Jakarta Selatan, Minggu (8/3) siang.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Bagikan