Pedagang Pasar Tradisional Sayangkan Pemerintah Impor Bawang Putih dari Tiongkok

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 11 Februari 2020
  Pedagang Pasar Tradisional Sayangkan Pemerintah Impor Bawang Putih dari Tiongkok

Pemerintah memutuskan impor bawang putih dari Tiongkok untuk tekan lonjakan harga komoditas tersebut (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Lonjakan harga bawang putih di sejumlah wilayah belakangan ini memaksa pemerintah membuka kran impor bawang putih dari Tiongkok. Kebijakan tersebut sontak mendapat reaksi dari Ikatan Pedagang Pasar Tradisional Indonesia (Ikappi).

Menurut Ketua Umum Ikappi Abdullah Mansuri, keputusan pemerintah mengimpor bawang putih dari Tiongkok menyebabkan harga komoditas tersebut sulit dikendalikan.

Baca Juga:

Dampak Virus Cirona, Impor Bawang Putih Tersendat dan Harganya Tembus Rp55.000

Lebih lanjut, Abdullah menilai impor bawang putih dari China dapat menimbulkan psikologi pasar yang bergejolak karena konsumen khawatir isu virus Corona yang berasal dari negeri Tirai Bambu tersebut dapat menyebar lewat bawang putih.

"Kami Ikappi memprediksi kalau impor berikutnya masih dari Tiongkok, harga sulit ditekan seperti normal. Turun mungkin tetapi sulit sampai Rp30.000 per kilogram," kata Abdullah saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/2).

Impor bawang putih dari Tiongkok menyebabkan harga komoditas tersebut sulit dikendalikan
Penjual bawang putih di Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, Selasa (4/2).(MP/Ismail)

Abdullah Mansuri berpendapat bahwa penurunan harga bawang putih akan sedikit melambat hingga di kisaran Rp38.000 sampai Rp40.000 per kilogram karena kekhawatiran isu virus corona yang masih kuat di publik.

Sebagai informasi, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian pada hari Jumat (7/2) telah menerbitkan izin rekomendasi impor produk Hortikultura (RIPH) untuk bawang putih sebesar 103.000 ton dari Tiongkok.

Keputusan membuka impor bawang putih dilakukan karena stok yang kian menipis. Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga bawang putih Nasional hingga Senin (10/2) sudah mencapai Rp55.300/kg.

Oleh karena itu, Ikappi meminta Pemerintah dapat mendatangkan bawang putih selain dari Tiongkok dan tidak bergantung hanya pada satu pasar impor. Hal itu bertujuan jika negara tersebut terkena konflik, psikologi pasar dalam negeri tidak terganggu.

Negara-negara lain, seperti Thailand, Vietnam, dan Laos dapat menjadi alternatif impor bawang putih karena komoditas bawang putih jenis kating yang sesuai dengan konsumen Indonesia.

"Kami merekomendasikan dari Vietnam, Laos, dan sebagainya, negara penghasil bawang putih yang lebih aman dari impor China karena isu terakhir ini menimbulkan psikologi pasar bergejolak," kata Abdullah.

Di sisi lain, Pemerintah telah menetapkan komoditas berbasis tanaman, termasuk bawang putih tidak dikategorikan sebagai media pembawa virus corona. Oleh karena itu, Abdullah meminta agar fakta tersebut harus disampaikan dan disosialisasikan ke publik.

Baca Juga:

Anies Klaim Harga Bahan Pokok di Jakarta Masih Stabil

Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian sebagaimana dilansir Antara mencatat saat ini stok bawang putih dalam negeri yang masih tersisa sebanyak 70.000 ton. Stok tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan sampai Maret mendatang.

"Yang paling penting stok impor sekarang diturunkan ke pasar agar harga ditekan. Kalau stok banyak, saya jamin harga tidak naik. Akan tetapi, kalau harga tinggi dan stok tidak banyak, akan naik terus setiap hari," pungkasnya.(*)

Baca Juga:

Harga Bawang Putih di Pasar Solo Melonjak, Satgas Pangan Bertindak

#Bawang Putih #Kuota Impor #Virus Corona #Kementerian Pertanian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Dorong Konsumsi Lewat BGN
Pemerintah merespons penurunan harga ayam dan telur. Kementerian Pertanian pun berharap, SPPG bisa menyajikan menu tersebut tiga kali seminggu.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Harga Ayam dan Telur Anjlok, Pemerintah Dorong Konsumsi Lewat BGN
Indonesia
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Cadangan beras pemerintah mencapai 5,37 juta ton per 18 Mei 2026. Pemerintah menyebut angka tersebut menjadi stok beras tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Stok Beras Indonesia Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Olahraga
Kementan Tetapkan Harga Jual Kedelai Rp 11.500 per Kg, Pastikan Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global
Kementan menetapkan harga jual kedelai Rp 11.500 per kg. Kementan memastikan bahwa harga tetap stabil di tengah gejolak global.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Kementan Tetapkan Harga Jual Kedelai Rp 11.500 per Kg, Pastikan Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global
Indonesia
Bawang Merah Hingga Cabai Bikin Menangis Bukan Karena Irisan dan Pedasnya, Tapi Harganya yang Makin Meroket
Sementara itu, beras kualitas medium I menyentuh Rp15.900 per kg, tipis di atas kualitas medium II sebesar Rp15.800 per kg
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Bawang Merah Hingga Cabai Bikin Menangis Bukan Karena Irisan dan Pedasnya, Tapi Harganya yang Makin Meroket
Indonesia
Perang Harga Bawang di Awal Februari: Papua Tembus 100 Ribu, Garut Cuma 27 Ribu
bawang merah justru menunjukkan tren penurunan yang lebih signifikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Februari 2026
Perang Harga Bawang di Awal Februari: Papua Tembus 100 Ribu, Garut Cuma 27 Ribu
Indonesia
Harga Bawang Putih Melonjak, Kemendag Janji Barang Impor Segera Masuk
Kemendag memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik sehingga diharapkan mampu menekan harga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Harga Bawang Putih Melonjak, Kemendag Janji Barang Impor Segera Masuk
Indonesia
Indonesia Setop Impor Jagung Sepanjang 2025, Mentan Amran Pamer Lonjakan Produksi Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ini merupakan lompatan tertinggi sepanjang sejarah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
Indonesia Setop Impor Jagung Sepanjang 2025, Mentan Amran Pamer Lonjakan Produksi Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
Indonesia
Menteri Bahlil Ingatkan SPBU Swasta Ikuti Aturan, Termasuk Urusan Kuota Impor BBM
Bahlil menekankan bahwa apresiasi terhadap investasi tidak berarti perusahaan swasta mendapatkan kelonggaran penuh
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Oktober 2025
Menteri Bahlil Ingatkan SPBU Swasta Ikuti Aturan, Termasuk Urusan Kuota Impor BBM
Berita Foto
Aksi Hari Tani Nasional, Petani Indramayu Tuntut Perbaikan Irigasi dan Modernisasi Pertanian
Ratusan petani Indramayu yang tergabung dalam Serikat Tani Indramayu menggelar aksi di depan Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025). Memperingati Hari Tani Nasional, para petani Indramayu menggelar aksi di depan gedung Kementerian Pertanian untuk menuntut perbaikan irigasi serta modernisasi pertanian di Indramayu Barat. Hari Tani Nasional diperingati setiap 24 September untuk mengenang lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960, tonggak penting reformasi agraria yang menegaskan prinsip “tanah untuk rakyat.” Meski petani disebut tulang punggung bangsa, kenyataannya hingga kini banyak yang hidup dalam kemiskinan struktural dan minim akses terhadap lahan, pupuk, teknologi, maupun pasar. Karena itu, Hari Tani terus menjadi momentum perjuangan menuntut keadilan agraria dan kedaulatan pangan.
Didik Setiawan - Rabu, 24 September 2025
Aksi Hari Tani Nasional, Petani Indramayu Tuntut Perbaikan Irigasi dan Modernisasi Pertanian
Indonesia
Kementan Tegaskan Stok Pupuk Cukup dan Mudah Diakses, Indonesia Makin Dekat Capai Swasembada Pangan
Kementerian Pertanian terus memperbaiki tata kelola dengan menerapkan prinsip 7T
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 September 2025
Kementan Tegaskan Stok Pupuk Cukup dan Mudah Diakses, Indonesia Makin Dekat Capai Swasembada Pangan
Bagikan