PDIP Pilih Bungkam Tentang Teman Masa Kecil Pengkritik Keislaman Jokowi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 10 April 2018
PDIP Pilih Bungkam Tentang Teman Masa Kecil Pengkritik Keislaman Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDIP masih menyimpan rapat-rapat siapa oknum yang menyerang keislaman Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan tuduhan dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Petinggi partai berlambang banteng itu memilih menutup mulut rapat-rapat sampai saat ini.

"Saya tidak tahu," kata Ketua DPP sekaligus politikus Senior PDIP Andreas Hugo Pareira, saat dikonfirmasi di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/4).

Caption

Andreas pun menolak membenarkan pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya mengatakan yang kerap menyerang Jokowi dengan isu tak benar merupakan sahabat kecil Jokowi. "Saya tidak tahu," ujar anggota Komisi I DPR itu singkat.

Padahal, Luhut menyebutkan nama sosok yang juga sesama anggota Komisi I DPR itu saat hadir dalam acara PDIP. "Saya setuju jika presiden merasa jengkel. Itu kan merupakan temannya beliau (presiden) dari kecil," kata Luhut saat ditanya tanggapan soal pidato Presiden yang berapi-api di acara relawan Galang Kemajuan (GK) di Puri Begawan, Bogor, Jabar, Sabtu (7/4) lalu.

Luhut Panjaitan (dua kanan) saat hadir Rakornas III Bidang Kemaritiman PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung (MP/Fadhli)

Sosok yang dirujuk Luhut itu adalah Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Diketahui, Abdul Kharis merupakan anggota DPR dari dapil V Jateng, alamat rumah di Laweyan, Solo.

Sebelum berkecimpung di dunia politik, Abdul Kharis merupakan dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sejak kecil Jokowi selalu melaksanakan salat Jumat bersama-sama dengan politisi PKS itu, karena rumah Jokowi dan Abdul tidak berada jauh dari masjid tempat biasa salat Jumat.

Dikonfirmasi secara terpisah, Abdul Kharis Almasyhari sendiri sudah membantah tudingan tersebut. Justru, Politisi PKS ini menegaskan dirinya adalah saksi keislaman Jokowi. "Yang benar aku adalah saksi keislaman Jokowi," kata dia, kepada MerahPutih.com, Senin (9/4). (Fad)

#Jokowi #Luhut Panjaitan #PDIP #Partai Komunis Indonesia (PKI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sidang Roy Suryo 5 November 2026 Terbuka untuk Umum, Simak Aturan dari PN Jaktim
Sidang Roy Suryo yang dihadiri Jokowi pada 5 November 2026, bakal dibuka untuk umum. Berikut ketentuannya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Sidang Roy Suryo 5 November 2026 Terbuka untuk Umum, Simak Aturan dari PN Jaktim
Berita
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Batasi 80 Pengunjung
Jokowi akan menghadiri sidang Roy Suryo di PN Jaktim, Kamis (5/11). Namun, jumlah pengunjung dibatasi menjadi 80 orang.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Batasi 80 Pengunjung
Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Bagikan