PDIP Dapat Stigma Negatif karena Ketidakhadiran Kadernya dalam Retret Kepala Daerah

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 24 Februari 2025
PDIP Dapat Stigma Negatif karena Ketidakhadiran Kadernya dalam Retret Kepala Daerah

Retret Kepala Daerah. (Dok. Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketidakhadiran kepala daerah PDI-P dalam retret di Akmil, Magelang menuai sorotan. Pengamat politik Inas N Zubir menilai, ketidakhadiran para kepala daerah itu menimbulkan stigma kurang baik bagi PDIP.

“Masyarakat berpandangan (PDI-P) tidak dapat menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai politik,” kata Inas dalam keteranganya dikutip Senin (24/2).

Bahkan, ada kesan, langkah ini menunjukkan ketidakpatuhan terhadap undang-undang, khususnya UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengharuskan kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk melaksanakan program strategis nasional.

“Sikap PDIP yang menolak mengikuti retret dapat dilihat sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah, yang berpotensi mengganggu stabilitas politik di tingkat daerah,” tutur Inas.

Baca juga:

Ingatkan Kepala Daerah yang Tak Ikut Retret Bakal Menyesal, Mendagri: Partai Itu Hanya ‘Kendaraan’

Ketidakhadiran kepala daerah PDIP di retret juga menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen mereka terhadap kesatuan dan pembangunan bangsa.

“Karena kolaborasi antara pusat dan daerah sangat penting untuk menciptakan kebijakan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Inas.

Sekadar informasi, setelah dilantik secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto, semua kepala daerah terpilih mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025.

Namun, kepala daerah dari PDIP tidak ikut serta, menyusul adanya surat resmi dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta semua kepala daerah dari partainya untuk tidak menghadiri kegiatan tersebut.

Instruksi itu disampaikan melalui surat resmi yang dikeluarkan setelah Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, ditahan oleh KPK karena dugaan suap. (Knu)

#PDIP #Retret Kepala Daerah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan