PBB Tegaskan Kematian Prajurit Perdamaian di Lebanon Akibat Tembakan Tank Israel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
PBB Tegaskan Kematian Prajurit Perdamaian di Lebanon Akibat Tembakan Tank Israel

Jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian bersama Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) masuk ke dalam pesawat angkut TNI AU Super Hercules C-130 J di Bandara In

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon tewas akibat tembakan artileri tidak langsung. Sehari berselang, ledakan menghantam konvoi logistik dan merenggut nyawa Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar serta Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan bahwa insiden pertama yang mengakibatkan kematian seorang penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon, disebabkan oleh tembakan tank Israel.

Berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi dampak, ditemukan pecahan proyektil di posisi PBB yang dikenal sebagai 7-1 terkait insiden pertama pada 29 Maret 2026.

“Proyektil tersebut adalah peluru senjata utama tank 122 milimeter yang ditembakkan oleh tank Merkava pasukan pertahanan Israel," kata Dujarric, Selasa (7/4).

Baca juga:

Pangdam Udayana Berikan Rumah ke Istri Prajurit Pasukan Perdamaian Meninggal di Lebanon

Sementara itu, insiden kedua yang menyebabkan kembali jatuhnya pasukan UNIFIL pada 30 Maret, disebabkan oleh ledakan yang dipicu alat peledak improvisasi (IED) yang dipasang dengan kawat pemicu—kemungkinan besar ditempatkan oleh kelompok pejuang Lebanon, Hizbullah.

Eskalasi antara Israel dan Hizbullah dimulai pada 2 Maret, ketika gerakan Lebanon tersebut kembali melancarkan serangan roket ke wilayah Israel di tengah serangan militer AS dan Israel melawan Iran.

Lalu Israel melancarkan serangan skala besar ke Lebanon, termasuk ke wilayah selatan negara itu, Lembah Beqaa, dan pinggiran Kota Beirut dan pada 16 Maret, militer Israel secara resmi mengumumkan peluncuran operasi darat di Lebanon selatan. (*)

#Pasukan Perdamaian #PBB #UNIFIL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Bagikan