PBB Lakukan Penyelidikan Kematian 3 Prajurit TNI Pasukan Perdamaian, Cek Lokasi Terhambat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
PBB Lakukan Penyelidikan Kematian 3 Prajurit TNI Pasukan Perdamaian, Cek Lokasi Terhambat

Sejumlah prajurit TNI hadir untuk menyampaikan belasungkawa di kediaman almarhum Sertu Muhammad Nur Ichwan di Dusun Deyangan, Deyangan, Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/foc. (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Personel pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia, Praka Farizal Rhomadhon, gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).

Keesokan harinya pada Senin (30/3), Indonesia kehilangan lagi dua personelnya di UNIFIL akibat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang. Dua personel yang gugur dalam serangan tersebut ialah Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan bahwa penyelidikan terhadap serangan yang menyebabkan gugurnya tiga personel RI di Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) sedang berlangsung, dan hasilnya dapat diumumkan dalam waktu dekat.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric, menegaskan, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL adalah hal yang tidak dapat diterima dan harus dipertanggungjawabkan.

Baca juga:

Golkar Minta Indonesia ‘Melawan’ atas Gugurnya Anggota TNI di Lebanon, Saatnya Cabut dari BoP

“Penyelidikan tengah berlangsung dan, meski dengan situasinya menantang, kami yakin dapat segera menyampaikan informasi terbaru terkait hasil penyelidikannya," kata Dujarric dalam konferensi pers di Markas PBB, Rabu (1/4) waktu setempat.


Dia mengakui, meski prosesnya butuh waktu, para ahli teknis saat ini tengah memeriksa bukti-bukti fisik di lokasi kejadian serta berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.

Dujarric menyebut, upaya penyelidik mendatangi lokasi kejadian secara tepat waktu sedikit terhambat karena ada kebutuhan untuk meredakan ketegangan dengan pihak-pihak terkait.

Ia memastikan, PBB senantiasa berkomitmen mendapatkan fakta yang sebenar-benarnya terkait peristiwa yang terjadi.

Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix menekankan, pihaknya terus memantau situasi di lapangan demi keselamatan dan keamanan personel, kata Dujarric.

Hal tersebut semakin penting mengingat personel UNIFIL melaporkan terjadinya “ledakan besar dan pembongkaran di desa Naqoura di dekat Markas UNIFIL” pada 1 April.

UNIFIL juga mencatat 62 kali pelanggaran ruang udara terjadi pada 31 Maret di tengah tingginya aktivitas militer Zionis Israel serta peluncuran roket ke arah Israel dan personel Zionis di Lebanon. (*)

#TNI #Prajurit TNI #Pasukan Perdamaian
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Indonesia
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Indonesia
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Donny membuka kemungkinan tempat pelatihan Komcad ASN gelombang II akan berbeda dari gelombang I.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Indonesia
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Oditur militer menuntut empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Tindakan para terdakwa disebut dilakukan secara terencana.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Indonesia
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Empat personel TNI terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dituntut 2,5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Indonesia
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, eks Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada 31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Indonesia
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Komisi I DPR menegaskan pemberantasan begal adalah tugas Polri. TNI hanya bisa terlibat jika ada permintaan resmi dan koordinasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Indonesia
Beri Taklimat di Seskoad, Prabowo Minta Perwira TNI Adaptif Hadapi Geopolitik Global
Presiden Prabowo Subianto meminta perwira TNI mampu beradaptasi dengan perubahan geopolitik global dan menyesuaikan doktrin militer dengan perkembangan zaman.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Beri Taklimat di Seskoad, Prabowo Minta Perwira TNI Adaptif Hadapi Geopolitik Global
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Profil Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Jenderal Muda yang Kini Jadi Waka Bais TNI
Mayjen Aulia Dwi Nasrullah yang dikenal sebagai salah satu jenderal termuda TNI kini dipercaya menjabat Wakil Kepala Bais TNI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Profil Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Jenderal Muda yang Kini Jadi Waka Bais TNI
Bagikan