PBB: 270 Ribu Pengungsi Rohingya Meninggalkan Myanmar
Seorang manula etnis Rohingya digotong karena tak kuat berjalan di Teknaf. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
MerahPutih.com - Gelombang pengungsi etnis muslim Rohingya yang terusir dari Myanmar terus mengalir. Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (U.N. High Commissioner for Refugees/UNHCR), melaporkan mereka mendirikan tenda-tenda penampungan di Bangladesh.
Jumlah ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Pada Kamis (7/9), PBB melaporkan 164 ribu meninggalkan negaranya sejak krisis pecah akhir Agustus silam. Bangladesh, yang berbatasan dengan Myanmar menjadi tujuan etnis muslim Rohingya mengungsi.
Menurut juru bicara pengungsi Rohingya, Duniya Aslam Khan dua tenda besar di Cox’s Bazar, sebelah tenggara Bangladesh menjadi kamp bagi pengungsi Rohingya.
"Ada sekira 34.000 pengungsi Rohingya yang mendiami dua tenda itu," katanya.
Aslam Khan menambahkan jumlah pengungsi terus bertambah sementara kamp memiliki keterbatasan daya tampung.
"Saat ini para pengungsi tinggal di tenda-tenda darurat yang 'menjamur' di jalan-jalan di daerah Ukhiya dan Teknaf," sambungnya.
Sementara militer Myanmar mengklaim telah menumpas 387 pejuang Rohingya, dan menyalahkan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) sebagai teroris yang menyebabkan kekacauan di Myanmar sejak akhir bulan lalu.
Sumber: New York Times/Al Jazeera
Bagikan
Berita Terkait
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Hentikan Bantuan dan Ingin Usir Pengungsi Rohingya
[HOAKS atau FAKTA]: Konspirasi Amerika Serikat Dibalik 70 Juta Pengungsi Rohingnya Pindah ke Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Tutup Kantor UNHCR di Indonesia
Polri Turunkan Tim Usut Dugaan TPPO Pengungsi Rohingya
Jokowi Tegaskan Penampungan Pengungsi Rohingya Bersifat Sementara
Din Syamsuddin Dukung Pengungsi Rohingnya Dipindah ke Pulau Galang
Masyarakat Aceh Dorong Kembali Kapal Rohingya ke Laut, Pusat Harus Berperan Aktif
AS Gelontorkan Bantuan Kemanusiaan Rp 1,78 Triliun untuk Pengungsi Rohingya