Para Pemuda Yang Menduduki Kantor DPP Golkar Dibayar 100 Ribu Perhari

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 27 November 2014
Para Pemuda Yang Menduduki Kantor DPP Golkar Dibayar 100 Ribu Perhari

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik- Buntut adanya dualisme dalam tubuh Partai Golkar memicu kekisruhan antara sayap pemuda partai berlambang pohon beringin itu. Kubu Abu Rizal Bakrie maupun Agung Laksono sama-sama memiliki benteng pasukan muda yang dinamai Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

Sebelumya, AMPG yang dipimpin Yorrys Reweyai menyerang kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Selasa 25/11.

Karena kisruh itulah para anggota AMPG, sampai saat ini masih memperkuat barisan di kantor DPP Golkar guna membantu aparat keamanan yang jumlahnya masih minim. Sampai saat ini, jumlah anggota AMPG yang berjaga di depan kantor DPP Golkar mencapai 350 orang.

"Kami yang bergabung dalam anggota AMPG, selalu berhati-hati dan mengikuti semua instruksi dari pimpinan dan bertanggungjawab penuh atas keamanan sehingga wilayah area kantor ini bisa kondusif dan aman,” ujar Ahmad Fajar seorang koodinator lapangan AMPG pada kamis, 27/11

Ahmad juga menuturkan dirinya bersama rekan-rekan AMPG yang berjaga saat ini bukanlah anggota AMPG tetap, melainkan anggota yang diminta untuk berjaga saja oleh atasannya. Ia juga menyebutkan dibayar 100 ribu rupiah per harinya.

“Kami diminta oleh atasan kami untuk bergabung di AMPG ini ketika ada konflik dan perpecahan kepemimpinan di dalam tubuh anggota partai golongan karya,” jelasnya.

“Kami yang hadir di sini membawa nama anggota AMPG yang dikomandai oleh Yorrys Reweyai. Diberi upah perorang seratus ribu rupih di luar uang makan dan uang minum,” tambahnya.

Selain Ahmad, ada juga Adrian Saleh yang menuturkan tugas AMPG dalam menjaga keamanan kantor.

“Kami bisa saja melakukan kekerasan apabila ada anggota AMPG lain yang masuk ke tempat ini, tanpa sepengatahuan pimpinan kami,” ujarnya.

#Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Berita Foto
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP - GPI) Khoirul Amin menyampaikan pernyataan sikap dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (25l6/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Indonesia
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Advokat Prabu Sutisna mengimbau tokoh publik lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan agar tidak memicu polemik di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Olahraga
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Hukuman masa lalu tersebut jatuh setelah sejumlah pemain berpose menggunakan spanduk politik serupa menjelang laga persahabatan melawan Slovenia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
KPK mengungkap dugaan intervensi politik dalam kasus outsourcing di Pemkab Pekalongan. Pegawai outsourcing disebut diduga diarahkan mendukung Fadia Arafiq dalam pilkada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin santer terdengar.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Indonesia
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Ketua IM57+ Institute periode 2021-2024 ini menilai, usulan KPK tersebut memiliki dasar yang kuat, baik secara teori maupun praktik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Bagikan