MerahPutih Politik- Buntut adanya dualisme dalam tubuh Partai Golkar memicu kekisruhan antara sayap pemuda partai berlambang pohon beringin itu. Kubu Abu Rizal Bakrie maupun Agung Laksono sama-sama memiliki benteng pasukan muda yang dinamai Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Sebelumya, AMPG yang dipimpin Yorrys Reweyai menyerang kantor DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Selasa 25/11.
Karena kisruh itulah para anggota AMPG, sampai saat ini masih memperkuat barisan di kantor DPP Golkar guna membantu aparat keamanan yang jumlahnya masih minim. Sampai saat ini, jumlah anggota AMPG yang berjaga di depan kantor DPP Golkar mencapai 350 orang.
"Kami yang bergabung dalam anggota AMPG, selalu berhati-hati dan mengikuti semua instruksi dari pimpinan dan bertanggungjawab penuh atas keamanan sehingga wilayah area kantor ini bisa kondusif dan aman,” ujar Ahmad Fajar seorang koodinator lapangan AMPG pada kamis, 27/11
Ahmad juga menuturkan dirinya bersama rekan-rekan AMPG yang berjaga saat ini bukanlah anggota AMPG tetap, melainkan anggota yang diminta untuk berjaga saja oleh atasannya. Ia juga menyebutkan dibayar 100 ribu rupiah per harinya.
“Kami diminta oleh atasan kami untuk bergabung di AMPG ini ketika ada konflik dan perpecahan kepemimpinan di dalam tubuh anggota partai golongan karya,” jelasnya.
“Kami yang hadir di sini membawa nama anggota AMPG yang dikomandai oleh Yorrys Reweyai. Diberi upah perorang seratus ribu rupih di luar uang makan dan uang minum,” tambahnya.
Selain Ahmad, ada juga Adrian Saleh yang menuturkan tugas AMPG dalam menjaga keamanan kantor.
“Kami bisa saja melakukan kekerasan apabila ada anggota AMPG lain yang masuk ke tempat ini, tanpa sepengatahuan pimpinan kami,” ujarnya.