Para Bekas Pentolan Hipmi di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 Desember 2020
Para Bekas Pentolan Hipmi di Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Jokowi saat perkenalkan Sandiaga Uno jadi Menparekraf. (Foto: Sekretariat Presiden).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo mengumumkan 6 menteri baru Kabinet Indonesia Maju dari beranda Istana Merdeka Jakarta, Selasa (22/12). Hari ini, enam menteri ditambah lima wakil menteri dilantik Jokowi di Istana Negara.

Dari deretan Menteri yang dilantik hari ini, menambah alumnus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Kabinet Indonesia Maju dengan semangat kerja,kerja,kerja ini. Sebelumnya Erick Thohir dan Bahlil Lahadalia, dipilih lebih dahulu Jokowi-Ma'ruf, komandoi kementerian atau badan karena mereka juga masuk dalam jajaran tim kampanye.

Baca Juga:

Penunjukan Risma untuk Bersihkan Citra Korup di Kementerian Sosial

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H. Maming mengaku bangga karena sejumlah kader asosiasinya masuk dalam jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju, termasuk dua sosok baru yang diumumkan Presiden Jokowi, Selasa (22/12).

Dari enam nama menteri baru yang diumumkan Presiden Jokowi, Selasa (22/12), dua diantaranya yakni Sandiaga Salahuddin Uno dan Muhammad Luthfi merupakan mantan Ketua Hipmi.

Muhammad Luthfi yang ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan adalah mantan Ketum Umum Hipmi periode 2001-2005, penggantinya Sandiaga Uno yang dipilih menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan mantan Ketua Umum Hipmi periode 2005-2008.

Sementara, kader Hipmi dan mantan Ketum Hipmi yang sudah lebih dahulu ditunjuk untuk menjabat menjadi menteri adalah Bahlil Lahadalia sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, yang pernah menjadi pengurus Hipmi.

"Dengan adanya kader-kader terbaik Hipmi di jajaran menteri kita bisa berharap adanya perubahan yang akan dibawa melalui kebijakan mereka nanti, akan mendorong perekonomian nasional dan lahirkan lapangan pekerjaan seluas-luasnya," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/12).

Jokowi dan 6 menteri anyar di Branda Istana. (Foto: Sekretariat Presiden).
Jokowi - Ma'ruf dan 6 menteri anyar di Branda Istana. (Foto: Sekretariat Presiden).

Mardani mengungkapkan, Presiden Jokowi sudah melakukan hal yang tepat untuk memasukkan kader-kader terbaik Hipmi ke dalam jajaran menterinya.

"Saya rasa ini keputusan yang tepat, untuk bisa menghadapi bonus demografi dan pandemi Covid-19. Ini akan menjadi energi baru untuk pemerintahan Pak Jokowi di periode kedua, kondisi sekarang butuh energi anak muda," imbuhnya.

Saat ini, merupakan kondisi terberat bagi ekonomi Indonesia yang mengalami resesi ekonomi akibat pandemi COVID-19. Neraca perdagangan dan investasi yang fluktuasi serta kunjungan wisatawan yang masih kalah jauh dari negara tetangga menjadi pekerjaan berat.

Padahal, misalnya, wisata Indonesia punya potensi yang besar dan menjadi salah satu tumpuan untuk menghasilkan devisa. Kondisi pariwisata Indonesia tengah mengalami keterpurukan yang dalam akibat pandemi yang berlangsung 9 bulan belakangan ini. Ribuan pekerja pariwisata harus ter-PHK atau dirumahkan karena merosotnya kunjungan wisatawan asing maupun domestik.

Mardani menilai, dengan kondisi Indonesia yang saat ini mengalami resesi, perlu ada percepatan untuk bisa membangkitkan perekonomian Indonesia. Ia juga berharap menteri-menteri baru yang dipilih bisa memberikan semangat baru bagi dunia usaha untuk mendukung pemulihan ekonomi.

"Saya berharap ada kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan semangat baru untuk dunia usaha agar bisa menekan tingginya pengganguran dan bisa berdampak untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Ini Tugas Khusus Sandiaga Uno dari Jokowi dan Ma'ruf Amin

#Reshuffle Kabinet #Kabinet Jokowi Ma'ruf Amin #Hipmi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Isu reshuffle kini makin menguat. PKB pun menyerahkan sepenuhnya ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
"Perombakan kabinet adalah kewenangan penuh Presiden. Presiden tentu memiliki pertimbangan yang sangat matang jika melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel Johan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PKB Tegaskan Dukung Keputusan Presiden
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantu Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Terkait dengan waktu pelantikan Wamenkeu, Purbaya mengaku belum mengetahuinya secara pasti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Purbaya Tegaskan Pergantian Wamenkeu Tergantu Dinamika Politik, Bisa Berubah-ubah
Indonesia
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Proses terkait dengan penetapan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI masih belum rampung.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Tentukan Posisi Wamenkeu yang Ditinggalkan Thomas Djiwandono, Presiden Prabowo akan Minta Masukan Purbaya
Indonesia
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Meski isu reshuffle menguat, Qodari menegaskan kepastian waktunya sepenuhnya berada di tangan Presiden.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Kursi Wamenkeu Kosong, KSP Qodari Akui Logis Bakal Ada Reshuffle Kabinet
Indonesia
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Menurut Prasetyo, Presiden akan terlebih dahulu melakukan kajian dan meminta masukan dari Menteri Keuangan sebelum mengambil keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Wamenkeu Jadi Deputi Gubernur BI, Presiden Belum Berencana Reshuffle Kabinet
Berita
Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking
Survei Poltracking Indonesia mencatat 37,9% publik menilai Presiden Prabowo perlu melakukan reshuffle kabinet karena kinerja sejumlah menteri belum memuaskan.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
Ada Dorong Reshuffle, Siapa Menteri Paling Puas di Mata Publik? Ini Hasil Survei Poltracking
Indonesia
Prabowo Berikan Tiga Kali Peringatan Sebelum Ganti Menteri, Tidak Peduli Jika Dibenci Mantan
Prabowo menambahkan, dirinya tidak peduli jika dibenci oleh mantan menteri yang ia ganti. Kepala Negara juga tidak menghiraukan saat diwanti-wanti ada koruptor yang berpotensi membiayai aksi unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Oktober 2025
Prabowo Berikan Tiga Kali Peringatan Sebelum Ganti Menteri, Tidak Peduli Jika Dibenci Mantan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Gatot Nurmantyo dan Rocky Gerung Jadi Menteri
Informasi diunggah akun TikTok “gokongktb234”. Hingga Senin (29/9) unggahan tersebut menuai 50.000-an tanda suka dan 7.000-an komentar.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 September 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Gatot Nurmantyo dan Rocky Gerung Jadi Menteri
Bagikan