MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Merdeka, Senin (27/4). Dudung menggantikan Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.
Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Usai pelantikan, Dudung menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Presiden atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan akan fokus mendukung percepatan pelaksanaan program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintahan.
“Ke depan, tugas utama saya adalah memastikan program-program strategis nasional dan program unggulan Presiden dapat berjalan secara tuntas dan cepat,” ujar Dudung.
Baca juga:
Profil Jumhur Hidayat, dari Aktivis Buruh hingga Menteri Lingkungan Hidup
Ia menjelaskan, peran KSP tidak hanya berkaitan dengan koordinasi internal pemerintah, tetapi juga sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Dalam hal ini, Dudung berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan.
Menurutnya, laporan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program di kementerian dan lembaga. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan.
Dudung menyoroti perlunya pemangkasan birokrasi yang dinilai kerap menjadi hambatan dalam implementasi program prioritas. Ia memastikan akan melakukan pemantauan langsung, termasuk inspeksi mendadak, untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.
“Kalau ada kendala birokrasi, kita akan pangkas. Program prioritas Presiden tidak boleh terhambat,” tegasnya.
Baca juga:
Muhammad Qodari Resmi Jadi Kabakom, Akui Tantangan Komunikasi Pemerintah Semakin Kompleks
Selain itu, Dudung mengajak seluruh elemen masyarakat dan lembaga untuk bekerja sama dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah.
Terkait jabatan lain yang saat ini masih diembannya sebagai Penasihat Presiden, Dudung menyatakan masih merangkap untuk sementara waktu, namun mengindikasikan akan ada penyesuaian ke depan.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. (Pon)