Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, Siap Pangkas Birokrasi dan Percepat Program Presiden

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 27 April 2026
Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, Siap Pangkas Birokrasi dan Percepat Program Presiden

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Merdeka, Senin (27/4). Dudung menggantikan Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Usai pelantikan, Dudung menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Presiden atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan akan fokus mendukung percepatan pelaksanaan program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintahan.

“Ke depan, tugas utama saya adalah memastikan program-program strategis nasional dan program unggulan Presiden dapat berjalan secara tuntas dan cepat,” ujar Dudung.

Baca juga:

Profil Jumhur Hidayat, dari Aktivis Buruh hingga Menteri Lingkungan Hidup

Ia menjelaskan, peran KSP tidak hanya berkaitan dengan koordinasi internal pemerintah, tetapi juga sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Dalam hal ini, Dudung berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan.

Menurutnya, laporan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program di kementerian dan lembaga. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan.

Dudung menyoroti perlunya pemangkasan birokrasi yang dinilai kerap menjadi hambatan dalam implementasi program prioritas. Ia memastikan akan melakukan pemantauan langsung, termasuk inspeksi mendadak, untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

“Kalau ada kendala birokrasi, kita akan pangkas. Program prioritas Presiden tidak boleh terhambat,” tegasnya.

Baca juga:

Muhammad Qodari Resmi Jadi Kabakom, Akui Tantangan Komunikasi Pemerintah Semakin Kompleks

Selain itu, Dudung mengajak seluruh elemen masyarakat dan lembaga untuk bekerja sama dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah.

Terkait jabatan lain yang saat ini masih diembannya sebagai Penasihat Presiden, Dudung menyatakan masih merangkap untuk sementara waktu, namun mengindikasikan akan ada penyesuaian ke depan.

Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. (Pon)

#Reshuffle Kabinet #KSP #Kepala Staf Kepresidenan #Dudung Abdurachman #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Prabowo Subianto melepas 432 atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Peraih medali emas dijanjikan bonus Rp 3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Prabowo menyiapkan KRI Gajah Mada dari hibah Angkatan Laut Italia sebagai kapal induk helikopter yang mampu menampung 10 helikopter untuk penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Indonesia
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran mitigasi bencana ditambah secara signifikan dan menegaskan pemerintah harus siap sebelum bencana terjadi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Berita Foto
Presiden Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin bahas Kemitraan RI-Rusia
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum melakukan pertemuan di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 03 September 2026
Presiden Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin bahas Kemitraan RI-Rusia
Indonesia
Bertemu Putin, Prabowo Ungkap Komitmen Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Rusia
Presiden Vladimir Putin bertemu Prabowo Subianto di Vladivostok. Keduanya membahas penguatan kerja sama Indonesia-Rusia di berbagai sektor.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Bertemu Putin, Prabowo Ungkap Komitmen Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Rusia
Indonesia
Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri Eastern Economic Forum sebagai Tamu Kehormatan
Presiden Prabowo Subianto tiba di Vladivostok, Rusia, untuk menghadiri Eastern Economic Forum ke-11 sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Vladimir Putin.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri Eastern Economic Forum sebagai Tamu Kehormatan
Indonesia
Prabowo Terbang ke Rusia, Penuhi Undangan Vladimir Putin sebagai Tamu Kehormatan Utama
Presiden Prabowo dijadwalkan hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam ajang ekonomi bergengsi, Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, yang berlangsung pada 3 September 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 02 September 2026
Prabowo Terbang ke Rusia, Penuhi Undangan Vladimir Putin sebagai Tamu Kehormatan Utama
Indonesia
51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum
Penurunan tingkat kepuasan tersebut menjadi sinyal bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi kinerja kabinet.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Bagikan