Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi Siap Perkuat Komunikasi Pemerintah

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 27 April 2026
Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi Siap Perkuat Komunikasi Pemerintah

Hasan Nasbi dilantik jadi Penasihat Khusus Presiden. Foto: ANTARA/Livia Kristianti

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/4).

Pelantikan ini menandai peran baru mantan Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) tersebut dalam memperkuat strategi komunikasi pemerintah.

Setelah pelantikan, Hasan menyampaikan bahwa dirinya akan fokus membantu Presiden dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih efektif agar pesan pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Kami baru saja selesai menjalani pelantikan oleh Bapak Presiden. Saya ditugaskan sebagai penasihat khusus bidang komunikasi dan media,” ujar Hasan kepada awak media.

Baca juga:

Profil Hasan Nasbi: Pendiri Lembaga Survei yang Kini Kembali Masuk Kabinet Merah Putih

Ia menjelaskan, posisinya bukan sebagai utusan khusus, melainkan penasihat yang bertugas memberikan masukan strategis.

Menurutnya, peran ini akan dijalankan dengan menjalin kerja sama erat dengan berbagai pihak, termasuk Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) yang baru serta Kementerian Komunikasi dan Digital.

Hasan menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga untuk memperkuat penyampaian informasi publik. Ia menyebut, tantangan komunikasi pemerintah saat ini tidak hanya terkait penyampaian pesan, tetapi juga bagaimana memastikan informasi tersebut dapat dipahami masyarakat secara utuh.

“Pemerintah harus mampu meluruskan informasi yang tidak benar, sekaligus memastikan pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik,” katanya.

Baca juga:

Profil Jumhur Hidayat, dari Aktivis Buruh hingga Menteri Lingkungan Hidup

Melalui perannya, Hasan akan lebih berfokus pada aspek strategi dan substansi komunikasi, sementara pelaksanaan teknis tetap berada di bawah lembaga terkait seperti Bakom dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Saat ditanya kemungkinan kembali menjadi juru bicara pemerintah, Hasan menyatakan kesiapannya jika sewaktu-waktu diminta oleh Presiden.

“Kalau diperintahkan, saya siap,” ujarnya.

Penunjukan Hasan diharapkan dapat memperkuat koordinasi komunikasi pemerintah di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah. (Pon)

#Hasan Nasbi #Reshuffle Kabinet #Kabinet Merah Putih #Prabowo Subianto
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Ekonom Achmad Nur Hidayat meminta program MBG dihentikan sementara. Ia menyoroti anggaran hingga kasus keracunan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Ribuan motor listrik MBG kini masih dalam proses perakitan. Meski tersandung kasus korupsi, tetapi nasib motor listrik itu menunggu keputusan Prabowo.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Indonesia
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung angka 8 yang dianggapnya sebagai simbol keberuntungan.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Cocoklogi Prabowo di Hari Ultah HIPMI, Salah Hitung 10+6=17 Ujungnya Jadi 8
Indonesia
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar negara sahabat.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Terima Surat Surat Kepercayaan Duta Besar 9 Negara, Prabowo Tegaskan Prinsip Dasar Diplomatik RI
Indonesia
Chatib Basri Bantah Bakal Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Chatib juga membantah dirinya berada dalam forum yang sama dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat bertemu Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Chatib Basri Bantah Bakal Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Indonesia
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
DPR resmi mengesahkan UU Polri. Dalam aturan itu, masa jabatan Kapolri berpeluang diperpanjang sesuai keputusan presiden.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
UU Polri Disahkan, Kapolri Berpeluang Menjabat Lebih Lama Lewat Keputusan Presiden
Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan bisa membubarkan DPR lewat dekrit. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Indonesia
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan melantik beberapa pejabat pada Senin (8/6). Presiden Buruh, Said Iqbal, juga ikut dilantik.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Prabowo Bakal Lantik Pimpinan Baru BGN dan Said Iqbal di Istana Negara Sore ini
Bagikan