Muhammad Qodari Resmi Jadi Kabakom, Akui Tantangan Komunikasi Pemerintah Semakin Kompleks

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 27 April 2026
Muhammad Qodari Resmi Jadi Kabakom, Akui Tantangan Komunikasi Pemerintah Semakin Kompleks

Muhamad Qodari. (Foto: Dok. Setpres RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) di Istana Merdeka, Senin (27/4).

Usai pelantikan, Qodari mengakui bahwa tanggung jawab barunya tidak ringan. Ia menyebut penugasan ini sebagai pelantikan ketiganya di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

“Saya mendapatkan tugas sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Tanggung jawabnya semakin meningkat dan ini pekerjaan yang berat,” ujar Qodari kepada awak media.

Menurutnya, tantangan utama terletak pada banyaknya program pemerintah yang harus dikomunikasikan secara jelas kepada publik. Ia menilai berbagai kebijakan yang dijalankan Presiden Prabowo memiliki cakupan luas dan bersifat fundamental, sehingga membutuhkan strategi komunikasi yang tepat.

“Program-program yang dijalankan sangat banyak dan harus dijelaskan latar belakang serta tujuannya kepada masyarakat,” katanya.

Baca juga:

Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi Siap Perkuat Komunikasi Pemerintah

Qodari menambahkan, komunikasi pemerintah tidak hanya bertujuan menyampaikan informasi, tetapi juga menjelaskan arah pembangunan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas kementerian dan lembaga, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media massa.

Sebagai sosok yang lama berkecimpung di dunia komunikasi dan survei politik, Qodari mengaku memiliki kedekatan dengan kalangan media. Ia berharap hubungan tersebut dapat membantu memperkuat penyampaian informasi pemerintah.

Baca juga:

Profil Jumhur Hidayat, dari Aktivis Buruh hingga Menteri Lingkungan Hidup

Di sisi lain, ia menyadari bahwa lanskap komunikasi saat ini telah berubah signifikan. Selain media massa, kehadiran media sosial juga menjadi tantangan tersendiri karena memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk dari sisi regulasi.

“Media sosial sekarang berperilaku seperti pers, tetapi regulasinya berbeda. Ini menjadi tantangan yang harus kita pikirkan ke depan,” ujarnya.

Qodari menegaskan, fokus utamanya adalah mengoptimalkan komunikasi pemerintah agar lebih efektif, tanpa terburu-buru, dengan tetap belajar dari pengalaman pejabat sebelumnya serta berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait. (Pon)

#M Qodari #Reshuffle Kabinet #Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Isu reshuffle kabinet kembali menguat jelang HUT RI ke-81. Komisi II DPR mengatakan, bahwa hal itu merupakan hak Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - 39 menit lalu
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Indonesia
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Pengalaman komprehensif mulai dari akademi, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral menjadi modal utama memimpin BI
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Indonesia
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Presiden bebas menentukan figur yang dinilai mampu menjalankan tugas pemerintahan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Indonesia
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Fokus pemerintah hanya mengisi jabatan kosong di Kabinet seperti Wamenimipas dan Wamentan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Berita
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI ke DPR. Ini profil dan proses penetapan Gubernur BI definitif.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Indonesia
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
SETARA Institute meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil alih polemik penanganan kasus Febrie Adriansyah dengan mengalihkan perkara ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
Indonesia
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati perluasan kerja sama strategis. Targetkan nilai perdagangan bilateral USD 20 miliar pada 2030.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Indonesia
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan pidato Presiden Prabowo Subianto soal nuklir harus dipahami secara utuh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Usai Pernyataan Prabowo soal Nuklir, Komisi I DPR Tekankan Diplomasi dan Perdamaian
Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Bagikan