Panja Investasi BUMN Bakal Panggil Dirut Telkom dan Telkomsel
Ilustrasi - DPR RI. (Foto: MP/tDicki Prasetia)
MerahPutih.com - Panitia kerja (panja) investasi BUMN telah dibentuk oleh Komisi VI DPR RI. Salah satu tujuannya untuk mendalami permasalahan investasi yang dilakukan oleh PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) ke PT GoTo Gojek Tokopedia.
Investasi itu belakangan menyedot perhatian publik karena mencatat kerugian yang belum terealisasi atau unrealized loss sebesar Rp 811 miliar.
Ketua panitia kerja investasi BUMN Samurdji menegaskan, panja bertugas untuk membuat perusahaan pelat merah menjalankan skema bisnisnya dengan baik.
Baca Juga:
Wakil Ketua Komisi VI DPR Pertanyakan Investasi BUMN di Perusahaan Ekosistem Digital
"Panja ini instrumen pengawasan untuk mengevaluasi investasi BUMN ke perusahaan digital khususnya ke GoTo sudah sesuai dengan skema bisnis yang benar atau tidak," kata Sarmudji kepada wartawan, Senin (13/6).
Rencananya, panja akan memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) Ririek Adriansyah dan Direktur Utama PT Telkomsel Hendri Mulya Syam pada Selasa (14/6) besok.
"Acuannya apakah investasi tersebut berdasarkan prospek bisnis yang baik apa tidak. Itu yang kita telusuri," sambung Wakil Ketua Komisi VI DPR ini.
Baca Juga:
Komisi VI Bakal Gali Tujuan Investasi BUMN di Sejumlah Perusahaan Digital
Dalam pemanggilan tersebut, kata Sarmudji, panja akan mendalami apakah proses investasi yang dilakukan oleh Telkomsel ke GoTo memenuhi syarat atau tidak.
"Kita harus memastikan bahwa semua investasi BUMN bebas dari konflik kepentingan," pungkas politikus Golkar ini. (Pon)
Baca Juga:
Indonesia Buka Peluang Investasi Digital Bagi Uni Eropa
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
ID Food Berencana Gadaikan Aset, DPR: Jaminan Pinjaman harus Opsi Terakhir, bukan Pilihan Utama
Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.127 Triliun, Laba Bersih Rp 54 Triliun
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
BUMN Banyak Masalah, Danantara Siapkan Solusi Ini