Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama Batasi Peserta dan Rombongan Dengan Kartu Khusus Berbasis Cip

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama Batasi Peserta dan Rombongan Dengan Kartu Khusus Berbasis Cip

Sekretaris Steering Committee Muktamar Ke-35 NU Profesor Mohammad Nuh di Jombang, Jawa Timur, Selasa (25/8/2026). PBNU akan menggelar Muktamar Ke-35 pada 27-31 Agustus 2026. ANTARA/ Asmaul

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akab berlangsung di Jombang, 27–31 Agustus 2026, tata kelola berbasis digital disiapkan panitia untuk memastikan kepesertaan terverifikasi sekaligus mencegah terjadinya manipulasi akses selama pelaksanaan muktamar.

PBNU mengungkapkan peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan menggunakan kartu khusus berbasis cip untuk mengatur akses selama mengikuti rangkaian kegiatan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Mulai dari kepesertaan itu semuanya sudah kita verifikasi. Model-model kepesertaan ini sudah kita siapkan. Sudah pakai cip, sudah paten, sehingga dengan demikian enggak bisa dimanipulasi,

kata Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU Profesor Mohammad Nuh di Jombang, Selasa (26/8).

Ia mengungkapkan, setiap kartu peserta telah diatur berdasarkan wilayah akses sehingga pemegang kartu hanya dapat memasuki area yang sesuai dengan kewenangannya di arena utama Muktamar NU.

Baca juga:

Begini Persiapan PBNU Jelang Muktamar Pemilihan Ketua Umum

Setiap kartu ini ada wilayahnya. Dia boleh masuk ke mana saja di wilayah arena utama,

katanya.

Pihaknya menambahkan, penerapan kartu bercip tersebut menjadi salah satu bagian dari pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola Muktamar Ke-35 NU.

Panitia juga melakukan verifikasi data kepesertaan untuk meminimalkan potensi sengketa terkait status peserta. Selain sistem kartu, panitia menyiapkan lebih dari 100 kamera pengawas atau CCTV yang terhubung dengan pusat kendali untuk memantau aktivitas di sekitar arena muktamar.

Pemanfaatan teknologi tersebut mencakup pemantauan sejumlah lokasi, antara lain tempat persidangan, akomodasi, konsumsi, menara, serta ruas jalan di sekitar arena Muktamar Ke-35 NU.

Selain sistem kepesertaan, teknologi digital digunakan untuk mendukung pemantauan situasi di sekitar arena muktamar. Lebih dari 100 kamera pengawas terhubung dengan sistem pusat kendali untuk memantau berbagai aktivitas.

Pemantauan tersebut mencakup sejumlah lokasi, antara lain tempat persidangan, akomodasi, konsumsi, menara, hingga ruas jalan di sekitar arena Muktamar Ke-35 NU.

Pihaknya menyebut pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian dari tata kelola muktamar yang juga didukung kesiapan sarana dan prasarana serta logistik dan akomodasi bagi peserta dan rombongan. (*)

#Muktamar NU #Nahdlatul Ulama # Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Prabowo terkesan karena kartu tersebut memiliki masa berlaku seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang. Prabowo menerima Kartanu dari PBNU yang tertulis sebagai anggota seumur hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Bagikan