MerahPutih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi forum permusyawaratan tertinggi NU untuk membahas berbagai agenda organisasi, termasuk pemilihan pengurus baru.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebut persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, telah mencapai lebih dari 85 persen.
Secara keseluruhan persiapan sudah lebih dari 85 persen. Waktu yang tersisa akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh panitia, baik tingkat PB maupun Tambakberas (PP Bahrul Ulum Tambakberas Jombang), untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada,
kata Ketua Organizing Commite Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf saat meninjau persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Kamis (20/8).
Seluruh perencanaan yang telah disusun panitia sejauh ini dapat dilaksanakan dengan baik. Peninjauan dilakukan secara rinci, antara lain terhadap kesiapan akomodasi, konsumsi, serta tempat-tempat persidangan.
Baca juga:
Jelang Muktamar NU, Guru Besar UI: Ketum PBNU Harus Miliki Program Konkret, bukan Mengawang-Awang
Untuk akomodasi, pihaknya memastikan PP Tambakberas Jombang, siap menerima lebih dari 3.000 peserta muktamar dengan fasilitas yang dinilai memadai. Persiapan konsumsi juga terus disempurnakan untuk memenuhi kebutuhan seluruh peserta.
Selain peserta, kebutuhan konsumsi bagi partisipan dan pengunjung juga menjadi perhatian panitia. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata dia, turut menyiapkan dukungan berupa dapur umum untuk menunjang kebutuhan selama pelaksanaan kegiatan.
Sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk persidangan dan pembukaan muktamar mulai dibangun dan dipersiapkan. PBNU juga telah berkirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta kesediaannya membuka langsung Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus 2026.
Mudah-mudahan waktunya cocok dan Presiden berkenan untuk membuka secara langsung,
ujar Gus Ipul yang juga Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Menteri Sosial RI tersebut.
PBNU, menyampaikan apresiasi kepada pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, tokoh masyarakat, serta tokoh lintas agama yang turut mendukung persiapan muktamar. Seluruh persiapan dilakukan dalam waktu sekitar 50 hari sejak penetapan lokasi dan kepanitiaan.