Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik

ANGGOTA Komisi Organisasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Iddy Muzayyad

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi Organisasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Iddy Muzayyad menegaskan kontestasi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) wajib berjalan secara adil, terbuka, dan inklusif.


Ia menyatakan kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi.


Pernyataan tersebut disampaikan Iddy terkait dengan dinamika penjaringan calon pemimpin tertinggi Nahdlatul Ulama menjelang penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Ia menekankan setiap kader potensial yang mengantongi dukungan sah dari para muktamirin harus diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk memaparkan visi dan misi tanpa adanya pembatasan.


"Mengenai calon Ketua Umum PBNU, kita harus bersikap adil. Kalau memang ingin membuka ruang seluas-luasnya, berikan kesempatan kepada siapa pun. Selama para muktamirin menghendaki, silakan. Harus fair," ujar Iddy dalam diskusi bertajuk Muktamar NU untuk Semua di Cikini, Jakarta, Jumat (7/8).



Baca juga:

Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar


Iddy menjelaskan seluruh bakal calon nantinya akan diundang dan diberi ruang untuk membuktikan iktikad baik dalam memajukan jamiyah. Kendati demikian, mekanisme penentuan akhir tetap berada di tangan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).


Ia juga mengingatkan agar proses penilaian kepemimpinan tidak hanya berlandaskan rasionalitas lahiriah semata, tapi turut mempertimbangkan dimensi spiritual atau 'ilmu langit' yang menjadi ciri khas tradisi ulama NU.


"Jangan hanya menilai calon Ketua Umum dari sisi lahiriah. Kita juga perlu melihat aspek batiniah atau ilmu langit. Kalau hanya terjebak pada penilaian lahiriah, belum tentu tepat. Berikan kesempatan kepada semuanya, sementara isyarat langitlah yang pada akhirnya akan menentukan," tegasnya.


Menanggapi potensi intervensi terhadap sidang Ahwa, Mantan Ketua IPNU mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk menepis segala bentuk praduga negatif dan tetap menaruh kepercayaan penuh terhadap integritas para ulama sepuh yang duduk di dalamnya.


Ia meyakini bahwa mekanisme Ahwa dirancang untuk menjaga marwah organisasi serta senantiasa membuka ruang musyawarah dengan para kiai sepuh di luar struktur resmi sebelum mengambil keputusan final.(Pon)

Baca juga:

Ahmad Baso Ungkit Sejarah NU, Minta Larangan Rangkap Jabatan Dibahas di Muktamar ke-35















# NU #Nahdlatul Ulama #Muktamar NU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Prabowo terkesan karena kartu tersebut memiliki masa berlaku seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang. Prabowo menerima Kartanu dari PBNU yang tertulis sebagai anggota seumur hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Indonesia
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Tahapan pemilihan akan diawali dengan tabulasi calon AHWA, yang akan dilakukan pada Minggu (30/8).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Bagikan