Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 02 Oktober 2020
Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto: Twitter/@Puspen_TNI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI. Pergantian ini berlangsung jelang HUT TNI 5 Oktober mendatang.

Hal ini dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/777/X/2020 tanggal 1 Oktober 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 14 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 3 (tiga) Pati TNI AD dan 11 Pati TNI AL.

Baca Juga

Ma'ruf Amin Minta Reformasi Birokrasi Polri Dikebut

Sebanyak tiga Pati TNI AD yaitu Mayjen TNI Benny Octaviar, dari Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Nugroho Tjendakiarto, dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Indag menjadi Pa Sahli Tk. III Bidang Wassus dan LH Panglima TNI, Kolonel Ckm Drg. Raden Triatmojo Budi Utomo dari Paban V/Kes Slog TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Was Eropa dan AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI.

Kemudian, sebanyak 11 Pati TNI AL yaitu Laksda TNI Agung Prasetiawan, dari Asrenum Panglima TNI menjadi Kapushidrosal, Laksda TNI Heru Kusmanto, dari Pangkoarmada II menjadi Asrenum Panglima TNI, Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan dari TA Pengkaji Bid. SKA Lemhannas menjadi Pangkoarmada II, Laksda TNI Edi Sucipto, dari Gubernur AAL menjadi TA Pengkaji Bid. SKA Lemhannas.

Selanjutnya, Laksma TNI Tunggul Suropati, M.Tr.(Han) dari Wakapuspen TNI menjadi Gubernur AAL, Laksma TNI Tedjo Sukmono, dari Danlantamal V Surabaya Koarmada II menjadi Wakapuspen TNI, Laksma TNI Mohamad Zaenal, dari Kadispenal menjadi Danlantamal V Surabaya Koarmada II, Kolonel Laut (S) Julius Widjojono, CHRMP. dari Paban I Ren Spersal menjadi Kadispenal.

Baca Juga

Ketum PB HMI MPO Akan Surati Jokowi Minta Menteri BUMN Erick Thohir Dipecat

Kemudian Laksda TNI Prasetya Nugraha dari TA Pengajar Bid. Hankam Lemhannas menjadi Deputi Bid. Taplai Bangsa Lemhannas, Laksma TNI Budi Setiawan, S.T. dari Karo Kerjasama dan Hukum Settama Lemhannas menjadi TA Pengajar Bid. Hankam Lemhannas dan Kolonel Mar Siswoto dari Waaspotwil Kaskogabwilhan III menjadi Karo Kerjasama dan Hukum Settama Lemhannas. (Knu)

#Panglima TNI Hadi Tjahjanto #TNI AD #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Helikopter Mi-17 TNI AD jatuh di Seruyan Kalteng saat manuver water bombing karhutla pada 4 November 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Indonesia
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap pengerahan 20.980 personel TNI AL untuk mempertebal pengamanan Ibu Kota.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Modus pelaku sebuk emas dimasukan dalam tubuh pelaku. Serbuk emas tersebut dikemas ke dalam tiga buah alat kontrasepsi, kemudian dimasukkan ke dalam tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Bagikan