Pakistan Berbenah setelah Banjir Tewaskan Lebih daripada 300 Orang, Pulihkan Listrik dan Buka Jalan di Daerah Terdampak

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 20 Agustus 2025
 Pakistan Berbenah setelah Banjir Tewaskan Lebih daripada 300 Orang, Pulihkan Listrik dan Buka Jalan di Daerah Terdampak

Pakistan mulai berbenah setelah banjir.(foto: Instagram @everydaypakistan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PAKISTAN telah memulihkan 70 persen aliran listrik dan membuka kembali jalan-jalan yang rusak di wilayah utara dan barat laut setelah banjir bandang menewaskan lebih dari 300 orang.

Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar mengatakan dalam konferensi pers pada Selasa (19/8) bahwa para insinyur tengah bekerja untuk sepenuhnya memulihkan sistem kelistrikan yang lumpuh akibat banjir pekan lalu. Menurutnya, sebagian besar jalan telah dibersihkan sehingga memudahkan distribusi makanan dan kebutuhan pokok lainnya ke daerah-daerah terdampak banjir.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memerintahkan otoritas untuk mempercepat upaya pemulihan di Buner, sebuah distrik di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, lokasi hujan deras dan cloudburst pada Jumat (15/8) menewaskan sedikitnya 280 orang.

Badan Manajemen Bencana Nasional Pakistan menyatakan hujan monsun telah memicu banjir yang menewaskan lebih dari 700 orang di seluruh Pakistan sejak 26 Juni. Tarar menambahkan, lebih daripada 25.000 orang dievakuasi.

Baca juga:

Banjir Bandang Tewaskan Sedikitnya 200 Orang di India dan Pakistan



Juru Bicara Militer Pakistan Letnan Jenderal Ahmed Sharif mengatakan para dokter militer tengah merawat para penyintas, sedangkan insinyur memperbaiki infrastruktur yang rusak. Pasukan juga mengirimkan makanan dan pasokan ke desa-desa terpencil yang terputus akibat banjir dan tanah longsor menggunakan helikopter.

Pejabat penyelamat Mohammad Suhail menerangkan banjir pekan lalu di Buner menjadi salah satu yang terburuk sejak musim hujan dimulai, akhir bulan lalu. Tim pencari yang dibantu anjing pelacak militer masih menyisir distrik tersebut untuk mencari sekitar 150 orang yang hilang.

Penduduk Buner menuduh pihak berwenang gagal memberikan peringatan evakuasi tepat waktu. Para tetua masyarakat mengatakan tidak ada peringatan yang disiarkan melalui pengeras suara masjid, sistem peringatan tradisional di daerah terpencil. Pejabat menegaskan cloudburst terjadi begitu tiba-tiba sehingga peringatan tidak sempat disampaikan.

Otoritas memperingatkan kemungkinan terulangnya bencana banjir dahsyat Pakistan pada 2022 yang menewaskan hampir 1.700 orang. Bencana itu dikaitkan dengan perubahan iklim.(dwi)

Baca juga:

Bom Bunuh Diri Hantam Bus Sekolah di Tengah Ketegangan Pakistan-India, Anak-Anak Jadi Korban

#Pakistan #Banjir Bandang #Bencana Alam
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran pemulihan pascabencana di Sumatra sebesar Rp 100,1 triliun untuk tiga tahun ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Indonesia
USGS Deteksi Gempa Susulan M 5,2 di Palu, Titik Kedalamannya Sama!
USGS mendeteksi gempa susulan M 5,2 di Palu, tiga menit setelah gempa utama M 6,7. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, pasien RS Samaritan panik dievakuasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
USGS Deteksi Gempa Susulan M 5,2 di Palu, Titik Kedalamannya Sama!
Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Indonesia
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Bagikan