Pakai Pistol Mainan, Polisi Gadungan Peras Istri Warga Jerman Rp150 Juta

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 01 Juli 2020
Pakai Pistol Mainan, Polisi Gadungan Peras Istri Warga Jerman Rp150 Juta

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto saat rilis penangkapan komplotan polisi gadungan yang peras istri warga Jerman di apartemen Thamrin Residence, Jakarta Pusat, Rabu (1/7). Foto: MP/Ka

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi berhasil mengamankan polisi gadungan, di Apartemen Thamrin Residence, Jakarta Pusat. Mereka melakukan pemerasan terhadap warga asing asal Jerman dengan permintaan uang Rp 150 juta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, mengatakan para pelaku ini adalah, MD, VT, AS dan AR yang ditangkap Rabu (1/7) dini hari tadi oleh tim Resmob yang dipimpin AKP Yuan Irsyadi.

Baca Juga

Harapan Kapolres Jakarta Pusat Saat HUT Bhayangkara

"Mereka menunjukkan senjata pistol mainan kepada istrinya warga Jerman yang sebagai penghuni apartemen. Tapi senjata ini ternyata pisau. Korbannya merasa ketakutan, sehingga memberikan Rp 150 juta kepada polisi gadungan ini," kata Heru, Rabu (1/7).

Korban memberikan uang tersebut dengan perjanjian dapat dibebaskan tanpa melalui proses hukum yang berlaku. Setelah dibebaskan, korban mencium ada hal ganjil dari polisi gadungan tersebut.

Korban pun meminta polisi gadungan ini mengeluarkan surat tugas penangkapan dirinya. Namun, pelaku berdalih sehingga langsung meninggalkan apartemen korban.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes  Heru Novianto
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto saat rilis penangkapan komplotan polisi gadungan yang peras istri warga Jerman di apartemen Thamrin Residence, Jakarta Pusat, Rabu (1/7). Foto: MP/Kanu

Bekas Wakasat Brimob Polda Metro Jaya menjelaskan, pelaku sempat menunjukkan senjata pistol mainan.

"Senjata ini ternyata pisau. Korbannya merasa ketakutan, sehingga korbannya dimintai uang Rp 150 juta, diberikan," imbuh Heru.

Setelah dilepas, kata Heru, korban melihat sesuatu ada yang ganjil, melaporkan ke Jakarta Pusat pada 17 Juni 2020.

"Otak dari semua ini adalah tersangka berinisial VT, dia yang menyelipkan narkoba itu masuk ke dalam rumahnya. MD sebagai aktornya, kemudian AS dan AR sebagai polisinya," ungkap Heru.

Mantan Kapolres Aceh Besar ini menyebut, masih ada 3 orang lagi yang DPO.

"Nanti kita cari, barang bukti yang kita kumpulkan yaitu satu unit mobil Datsun, pistol mainan, enam hape, dan boksnya," imbuh Heru.

Akibat perbuatannya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pistol mainan dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Kami sangkakan mereka pasal 368 tentang pemerasan, ancaman hukumannya di atas lima tahun," tutur Heru.

Baca Juga

Pelarian Buron Kasus Sabu-sabu Paling Dicari di Sukabumi Berakhir

Heru meminta kepada masyarakat untuk berani meminta surat tugas kepada oknum polisi yang bertugas dan tak segan meminta alasan memproses hukum.

"Masyarakat harus berhati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan kepolisian," tutup Heru. (Knu)

#Polres Jakarta Pusat #Polisi Gadungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
Mengaku Polisi, Seorang Suami Berkomplot dengan Istri Bawa Kabur Mobil Milik Driver Online di Rest Area Cibubur
Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian mobil dengan modus polisi gadungan yang terjadi di Rest Area Cibubur, Jakarta Timur.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Mengaku Polisi, Seorang Suami Berkomplot dengan Istri Bawa Kabur Mobil Milik Driver Online di Rest Area Cibubur
Indonesia
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Dua kerangka manusia ditemukan di Gedung Kwitang yang terbakar saat kerusuhan Agustus 2025 lalu.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Olahraga
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Polisi menyiagakan kekuatan penuh menjaga final ASEAN U-23 Championship 2025 antara Timnas Indonesia kontra Vietnam.
Frengky Aruan - Selasa, 29 Juli 2025
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Indonesia
Lakukan Patroli dan Pembersihan Ranjau Paku di Jalan Pejompongan, Polisi: Hati-hati Modus Kejahatan
Polisi bersama tim gabungan menggelar patroli dan pembersihan ranjau paku di sepanjang Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, yang mengarah ke Tol Semanggi, Rabu (2/4) pagi.
Frengky Aruan - Rabu, 02 April 2025
Lakukan Patroli dan Pembersihan Ranjau Paku di Jalan Pejompongan, Polisi: Hati-hati Modus Kejahatan
Bagikan