Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pagebluk COVID-19, OJK Solo Restrukturisasi 26.922 Debitur

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 26 April 2020
Pagebluk COVID-19, OJK Solo Restrukturisasi 26.922 Debitur

Pengrajin lambu badai terdampak COVID-19 dan layak mendapat restrukturisasi kredit dari Jasa Keuangan (OJK) Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Eko Yunianto, mencatat sebanyak 26.922 debitur perbankan di Soloraya mendapatkan restrukturisasi kredit imbas wabah virus Corona atau COVID-19.

Dari data tersebut, total outstanding kreditnya sebesar Rp3,6 triliun telah direstrukturisasi oleh Industri Jasa Keuangan (IJK) Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga

KNPI Minta KPK Periksa Mensos Juliari Batubara

"Data sebanyak 26.922 debitur perbankan di Soloraya yang mendapatkan restrukturisasi kredit ini tercatat sampai tanggal 22 April 2020," ujar Eko, Sabtu (25/4).

Eko memaparkan restrukturisasi kredit ini sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian untuk Mengatasi Dampak Virus Corona. IJK Solo menindak lanjuti kebijakan stimulus tersebut dengan melakukan pendataan bersama perbankan.

Ia mengatakan debutur yang didata IJK untuk mendapatkan restrukturisasi kredit ini tersebar di sejumlah bank umum konvensional, syariah maupun bank pekreditan rakyat (BPR), dan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS).

"Kami membandingkan pada periode pekan lalu terdapat peningkatan jumlah debitur sebesar 78,62 persen dan jumlah outstanding kredit sebesar 51,90 persen," kata dia

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Jawa Tengah, Eko Yunianto, Sabtu (25/4). (MP/Ismail)
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Jawa Tengah, Eko Yunianto, Sabtu (25/4). (MP/Ismail)

Ia mencontohkan pada tanggal 15 April lalu terdapat 15.072 debitur di Soloraya memperoleh restrukturisasi kredit. Dimana outstanding kreditnya tercatat sebesar Rp2,4 triliun yang telah direstrukturisasi.

Untuk data restrukturisasi kredit kali ini, lanjut dia, debitur dengan jumlah nominal terbanyak ada di Kota Solo sebesar Rp1,677 triliun (4.310 Debitur), diikuti Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp469,26 miliar (4.391 Debitur) dan Kabupaten Klaten sebesar Rp375,09 miliar (4.718 Debitur).

Kemudian dilihat dari jenis usaha, didominasi oleh kredit usaha mikro mencapai 47 persen (bank umum) dan 43 persen (BPR). Selain itu, ada kredit usaha kecil 31 persen (bank umum) dan 27 persen (BPR).

"Pada sektor IKNB (Industri Keuangan Non Bank) ada dua jenis perusahaan yang juga kami catat debitur mendapatkan direstrukturisasi," papar dia.

Kedua jenis perusahaan sektor IKNB, yakni perusahaan pembiayaan sebanyak 818 debitur dengan outstanding kredit sebesar Rp42,84 miliar. Kemudian perusahaan pegadaian sebanyak 246 debitur dengan oustanding kredit sebesar Rp9,30 miliar.

Baca Juga

Mahfud: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia

"Kami menghimbau masyarakat Solo sekitarnya yang mengalami kesulitan memenuhi kewajiban kredit pada perbankan atau non perbankan akibat COVID-19 supaya proaktif. Segera menghubungi bank atau non bank guna mendapatkan solusi terbaik terkait kewajiban pembayaran," pungkasnya. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya

#OJK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
OJK Pangkas Pemutihan SLIK Jadi 3 Hari dari Sebulan Setelah Lunas, Biar Gampang Ajukan Utang Baru
OJK memangkas waktu pemutihan data SLIK menjadi maksimal 3 hari kerja setelah pelunasan kredit dari sebelumnya sebulan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
OJK Pangkas Pemutihan SLIK Jadi 3 Hari dari Sebulan Setelah Lunas, Biar Gampang Ajukan Utang Baru
Indonesia
Hindari Gambir dan Kantor OJK Siang Ini, Ada Demo Dikawal 400 Polisi
Sebanyak 413 personel gabungan disiagakan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa di Gambir dan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (7/7). Polisi imbau masyarakat hindari lokasi untuk cegah kemacetan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Hindari Gambir dan Kantor OJK Siang Ini, Ada Demo Dikawal 400 Polisi
Indonesia
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
OJK mengapresiasi dukungan Bank Jakarta dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan inklusi keuangan di DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Program PED
Berita Foto
Pimpinan DPR Terima Audiensi OJK Terkait Penetapan Direksi Baru BEI Periode 2026-2030
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 18 Juni 2026
Pimpinan DPR Terima Audiensi OJK Terkait Penetapan Direksi Baru BEI Periode 2026-2030
Indonesia
Relaksasi SLIK OJK, UMKM dengan Tunggakan Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Masih Bisa Ajukan KUR
OJK memberi relaksasi bagi UMKM dengan pinjaman pinjol di bawah Rp1 juta agar tetap bisa mengakses KUR.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Relaksasi SLIK OJK, UMKM dengan Tunggakan Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Masih Bisa Ajukan KUR
Lifestyle
Kisah Sales Marketing Keluar dari Jeratan Pinjol dan Judol
Semua berawal dari satu keputusan yang kemudian mengubah arah hidupnya.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Kisah Sales Marketing Keluar dari Jeratan Pinjol dan Judol
Indonesia
KPK Periksa Model Fitri Assiddikki dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR BI dan OJK
KPK memeriksa Fitri Assiddikki, mantan staf ahli Heri Gunawan, sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
KPK Periksa Model Fitri Assiddikki dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR BI dan OJK
Indonesia
Karbon RI Punya Potensi Raksasa, DPR Sayangkan Mandek karena Biaya Hitung Selangit
Proses verifikasi emisi yang ada saat ini terlampau rumit dan memakan biaya tinggi. 

Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Karbon RI Punya Potensi Raksasa, DPR Sayangkan Mandek karena Biaya Hitung Selangit
Indonesia
Bank Sangat Pilih Pilih Salurkan Kredit Rumah
Penyaluran KPR oleh perbankan pada Maret 2026 masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,79 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Bank Sangat Pilih Pilih Salurkan Kredit Rumah
Indonesia
OJK Tegaskan Indonesia Tetap Kokoh di Kelas Emerging Market, Status Frontier Market Meluncur Jauh
Tak hanya MSCI, lembaga indeks bergengsi lainnya, FTSE Russell, juga tetap menempatkan Indonesia dalam kategori secondary emerging market
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
OJK Tegaskan Indonesia Tetap Kokoh di Kelas Emerging Market, Status Frontier Market Meluncur Jauh
Bagikan