OSO Sebut Pembangunan Ala Jokowi Memicu Konektivitas Ekonomi di Setiap Daerah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Desember 2022
OSO Sebut Pembangunan Ala Jokowi Memicu Konektivitas Ekonomi di Setiap Daerah

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang memberikan sambutan pada HUT ke-16 Hanura di Jakarta, Rabu (21/12/2022). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Partai Hanura dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Perayaan HUT Partai Hanura merupakan pertama kali dalam sejarah partai politik dihadiri oleh presiden dan wakil presiden. HUT Partai Hanura ini, dihadiri 6.500 pengurus dan kader dari 34 provinsi se-Indonesia.

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO), mengucapkan terima kasih untuk kerja keras Pemerintahan Jokowi-Maruf dalam membangun bangsa Indonesia.

Baca Juga:

Di Depan Jokowi, OSO Tegaskan tidak Dukung Anies di Pilpres 2024

"Mewakili keluarga besar Partai Hanura, saya ingin menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kerja keras pemerintah dalam membangun bangsa ini," katanya saat memberikan sambutan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 di Jakarta, Rabu.

Ia menegaskan, pemerintah saat ini telah membangun infrastruktur yang merata di seluruh Tanah Air. Hal itu, kata dia, memicu konektivitas ekonomi di setiap daerah.

"Bila mana daerah makmur, barulah Indonesia makmur," ujarnya.

Selain itu, penanganan COViD-19 telah mampu mengubah pandemi ke arah endemi. Selanjutnya Indonesia sukses menggelar pertemuan konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali.

OSO menegaskan, Partai Hanura tetap mendukung Pemerintahan Joko Widodo sampai akhir. Dirinya tidak lagi mencari kekuasaan, pangkat, dan jabatan sehingga terkait kabinet tetap menunggu arahan dari Joko Widodo.

OSO mengklarifikasi terkait dirinya mendukung salah satu bakal calon presiden pada Pemilu 2024.

"Saya belum mendukung siapa pun, apalagi Anies Baswedan," katanya. (Knu)

Baca Juga:

OSO Pimpin Langsung Pendaftaran Partai Hanura ke KPU

#Partai Hanura #Pemilu 2024 #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Lula da Silva Menangkan Masa Jabatan Presiden Brasil ke-4
Kemenangan tersebut memberi Lula masa jabatan presiden keempat yang tidak berurutan, setelah menang pada 2002, 2006, dan 2022.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Lula da Silva Menangkan Masa Jabatan Presiden Brasil ke-4
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Sistem pemilu harus terus dievaluasi agar menghasilkan wakil rakyat yang lebih berkualitas.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Hanura Usul Sistem Proporsional Setengah Terbuka untuk Pemilu 2029, Partai Diberi Peran Tentukan Caleg
Bagikan