Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Olahraga Menembak Turunkan Level Stres

P Suryo RP Suryo R - Senin, 16 Oktober 2023
Olahraga Menembak Turunkan Level Stres

Olahraga menembak ini cocok untuk kamu yang juga sedang merasa stres dan perlu istirahat dari kebiasaan. (freepik/ASphotofamily)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OLAHRAGA menembak dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan memperkuat otot tubuh bagian atas seperti otot inti dan lengan. Jika kamu baru mengenal olahraga ini, gunakan jasa pelatih untuk keselamatan dan keamanan.

Olahraga ini cocok untuk kamu yang juga sedang merasa stres dan perlu istirahat dari kebiasaan. Temukan lapangan tembak atau lapangan tembak terdekat dan cobalah olahraga menembak.

Jika kamu ingin mencoba olahraga tersebut, kamu dapat menyewa peralatan menembak yang disediakan di setiap arena tembak atau shooting range. Kamu juga bisa menggunakan jasa trainer berpengalaman jika ingin serius mendalami olahraga yang bisa dilakukan oleh semua kelompok umur di atas 18 tahun tersebut.

Pasalnya, penelitian menunjukkan bahwa jenis olahraga ini terbukti meningkatkan fokus dan meningkatkan kesejahteraan mental. Sebagai olahraga, menembak mungkin tidak sepopuler sepak bola atau tenis. Namun, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki daya saing tinggi, salah satunya adalah penjamin tiket Olimpiade Tokyo 2021 bernama Vidya Rafika.

Baca Juga:

Jauh Persamaan Antara Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

nembak
Penelitian menunjukkan bahwa jenis olahraga ini terbukti meningkatkan fokus dan meningkatkan kesejahteraan mental. (freepik/wirestock)

Manfaatnya bagi kesehatan

Olahraga menembak bukanlah sarana penyaluran keinginan kamu untuk melakukan aksi kekerasan. Sebaliknya, mengutip laman SehatQ cabang olahraga ini memiliki disiplin ilmu yang apabila diterapkan dengan benar akan membawa manfaat bagi kesehatan jasmani maupun mental, seperti berikut ini.

Memperkuat otot inti

Manfaat ini terutama akan kamu dapatkan ketika berlatih menggunakan senapan laras panjang atau
rifle. Mengangkat senapan butuh kekuatan, keseimbangan, dan daya tahan otot-otot inti tubuh (seperti otot perut) sehingga meningkatkan kemampuan untuk berjalan lebih seimbang sekaligus memperbaiki postur tubuh.

Menguatkan otot lengan

Melakukan olahraga menembak, baik dengan senapan maupun pistol, membutuhkan otot tangan yang kuat dan stabil. Untuk meningkatkan kemampuan lengan dan tangan dalam memegang pistol maupun senapan ini, kamu juga dapat melakukan latihan yang menyasar otot-otot tubuh bagian atas, seperti push-up.

Meredakan stres

Melakukan olahraga menembak dapat menyediakan lingkungan yang terkontrol bagi seseorang. Salah satunya karena mereka akan mengenakan pelindung kuping (earmuf) yang akan membuat lingkungan seketika terasa hening.

Kondisi hening tersebut seakan membuat orang yang melakukan olahraga menembak berada di duianya sendiri. Mereka pun akan merasa lebih aman dan tidak gelisah karena memiliki kekuasaan atas hal-hal yang terjadi di lingkungan serta dirinya sendiri.

Kesimpulan ini pernah dibuktikan lewat penelitian tahap awal pada anak-anak penderita attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Kendati demikian, manfaat olahraga menembak tersebut hanya bisa didapat jika orang tersebut melakukan olahraga ini dengan suka rela, bukan atas dasar paksaan.

Baca Juga:

Corat-Coret Lima Menit Bisa Redakan Stres

nembak
Menembak atau berburu di alam terbuka juga akan meningkatkan rasa tanggung jawab serta kepekaan terhadap rasa aman bagi diri sendiri maupun lingkungan. (freepik/freepic.diller)

Meningkatkan fokus

Olahraga menembak mengharuskan kamu untuk memfokuskan pandangan pada titik target demi melesatkan peluru secara tepat sasaran. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas ini dapat meningkatkan kemampuan otak untuk fokus.

Meningkatkan ketajaman mata

Melakukan olahraga menembak memang tidak bisa memperbaiki cacat mata (seperti rabun jauh atau rabun dekat). Kendati demikian, menembak bisa mempertahankan kemampuan mata kamu serta menurunkan frekuensi menatap layar gawai.

Mengasah skill sosial

Tidak ingin berlatih menembak di lapangan tembak? Kamu bisa mencoba olahraga menembak langsung di alam lewat kelompok atau komunitas menembak yang juga akan memberi kamu manfaat sosial saat melakukan olahraga ini.

Menembak atau berburu di alam terbuka juga akan meningkatkan rasa tanggung jawab serta kepekaan terhadap rasa aman bagi diri sendiri maupun lingkungan. Namun, pastikan kamu sudah menguasai dasar olahraga menembak sebelum mencoba berburu di alam terbuka ini. (dgs)

Baca Juga:

Tingkat Stres Pekerja Kantor Dapat Diketahui dari Cara Mengetik dan Klik Mouse

#Hobi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Bagikan