Ogah Bahas Isu-Isu 'Receh', Menag Fachrul Janji Adil ke Semua Agama

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 05 November 2019
Ogah Bahas Isu-Isu 'Receh', Menag Fachrul Janji Adil ke Semua Agama

Menteri Agama Fachrul Razi saat memberikan keterangan seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Agama (Menag) Jenderal (Purn) Fachrul Razi memastikan akan fokus untuk memberikan pelayanan kepada umat beragama dengan adil. Dirinya juga tak ingin membahas isu-isu tak penting alias receh yang malah bisa menghambat kerja pemerintah.

"Fokus saya adalah melayani seluruh umat beragama seadil-adilnya," kata Fachrul, dalam keterangan persnya, Jakarta, Selasa (5/11).

Baca Juga:

Jokowi Ganti Istilah Radikal Jadi Manipulator Agama, Dinginkan Situasi Politik?

Untuk mencapai keadilan itu, Menteri Agama meminta jajarannya untuk aktif menyelesaikan permasalahan umar beragama yang di masyarakat. Fachrul memastikan akan menjaring pendapat dari berbagai pihak terkait permasalahan yang dihadapi umat dari aliaran kepercayaan dan enam agama yang diakui Indonesia.

Menteri Agama Fachrul Razi larang pakai cadar dan cingkrang
Menteri Agama Fachrul Razi seusai dilantik di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

“Kita coba diskusikan dengan teman teman yang memang sudah lama di Kementerian ini, dan teman teman lain di luar yang bisa memberikan masukan tentang apa langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan," tutur mantan Wakil Panglima ABRI itu.

Baca Juga:

Gara-Gara Ini, Menteri Agama Minta Anak Buahnya Jangan Bikin Malu

Fachrul mengakui tidak menampik jika Agama Islam masih menjadi fokus perhatian di Indonesia saat ini. Alasannya, kata dia, karena Islam menjadi agama mayoritas penduduk Indonesia. Namun, Menag kembali menegaskan tidak akan mengabaikan permasalahan yang dialami umat agama lainnya.

“Yang paling utama dan prioritas perhatian adalah kepada yang mayoritas. Agama Islam yang paling banyak dianut di Indonesia. Kita memberikan perhatian kepadanya tapi tidak mengabaikan yang lain. Karena di Islam juga diajarkan yang banyak melindungi yang sedikit," imbuh mantan jenderal purnawirawan TNI itu. (Knu)

Baca Juga:

DPR Tanggapi Positif Aturan Penggunaan Cadar di Instansi Pemerintah

#Menteri Agama
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
KUA Dapat Tugas Baru, Jadi Ruang Konsultasi Keluarga dan Pencegahan Perceraian
Menteri Agama menegaskan KUA kini mengemban tugas baru lewat PMA 24/2024, dengan 9 fungsi dan 48 layanan sosial-keagamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
KUA Dapat Tugas Baru, Jadi Ruang Konsultasi Keluarga dan Pencegahan Perceraian
Indonesia
Menteri Agama RI Ajak Umat Kristiani Rawat Keluarga dan Bumi di Momen Natal 2025
Menag Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memaknai Natal 2025 sebagai panggilan merawat keluarga, memperkuat iman, solidaritas, dan kepedulian lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Menteri Agama RI Ajak Umat Kristiani Rawat Keluarga dan Bumi di Momen Natal 2025
Indonesia
Menag Tegaskan Pemerintah tak Campuri Penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU
Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengatakan kehadirannya dalam rapat pleno bukan sebagai pejabat negara, melainkan sebagai Rais Syuriyah NU.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Menag Tegaskan Pemerintah tak Campuri Penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU
Indonesia
Soal Isu Perebutan Kekuasaan di PBNU, Menag: Pemerintah tak Terlibat dalam Urusan Internal
Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan, pemerintah tak ikut campur urusan internal PBNU.
Soffi Amira - Rabu, 10 Desember 2025
Soal Isu Perebutan Kekuasaan di PBNU, Menag: Pemerintah tak Terlibat dalam Urusan Internal
Indonesia
Menteri Agama Siapkan Puluhan Kampus UIN dan Pesantren di Seluruh Indonesia, Tempat Anak-Anak Palestina yang Putus Sekolah
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas amanat Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan bagi korban konflik kemanusiaan di Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Menteri Agama Siapkan Puluhan Kampus UIN dan Pesantren di Seluruh Indonesia, Tempat Anak-Anak Palestina yang Putus Sekolah
Indonesia
Menteri Agama Geram Ada Pendakwah Lecehkan Anak-Anak, tak Bisa Menoleransi Tindakan yang Mencederai Nilai Kemanusiaan
Lembaga pendidikan harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 12 November 2025
Menteri Agama Geram Ada Pendakwah Lecehkan Anak-Anak, tak Bisa Menoleransi Tindakan yang Mencederai Nilai Kemanusiaan
Indonesia
Menag Ungkap Pagu Efektif Pendidikan Islam 2025 Disesuaikan Jadi Rp 26,11 Triliun
Menag Nasaruddin Umar ungkap penyesuaian anggaran Ditjen Pendidikan Islam 2025 menjadi Rp 26,11 triliun dengan fokus pada efisiensi dan mutu pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 November 2025
Menag Ungkap Pagu Efektif Pendidikan Islam 2025 Disesuaikan Jadi Rp 26,11 Triliun
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar: Jangan Ada yang Beri ‘Stempel Negatif’ pada Pesantren
Menag tegaskan pesantren merupakan benteng moral bangsa yang telah melahirkan banyak ulama, pemimpin, serta tokoh nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Oktober 2025
Menag Nasaruddin Umar: Jangan Ada yang Beri ‘Stempel Negatif’ pada Pesantren
Indonesia
Menag Nasaruddin Puji Indonesia Peringkat 1 Negara yang Kuat Sedekah
Salah satu penyebabnya ialah budaya berbagi di acara pernikahan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Oktober 2025
Menag Nasaruddin Puji Indonesia Peringkat 1 Negara yang Kuat Sedekah
Indonesia
Pakar Sebut Kewenangan Atribusi Menag tidak Melawan Hukum
Kewenangan Menteri Agama dalam menetapkan kuota tambahan bersifat atribusi, diberikan langsung oleh undang-undang.
Dwi Astarini - Kamis, 25 September 2025
Pakar Sebut Kewenangan Atribusi Menag tidak Melawan Hukum
Bagikan