Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ocean Cleanup Musuh Sampah di Laut

P Suryo RP Suryo R - Senin, 13 Januari 2020
Ocean Cleanup Musuh Sampah di Laut

Ocean Cleanup yang akan membersihkan semua sungai terpolusi di dunia. (Foto: Mirror)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAMPAH di laut menjadi masalah tersendiri. Bukan hanya mengotori air dan perairan saja namun juga mengancam biota laut. Untuk itu sekelompok pemerhati lingkungan membuat kapal yang mampu mencegah sampah-sampah di sungai masuk ke laut.

Layaknya vacuum cleaner, kapal ini mencegat sampah-sampah masuk ke laut. Kapal ini menyisir sungai-sungai untuk mengambil sampah-sampah plastik dan jenis lainnya.

Baca Juga:

Kurangi Pemakaian Plastik Kalau Kamu Peduli dengan Biota Laut

sampah sungai
Sampah di sungai yang dicegah masuk ke laut. (Foto: Mirror)

Alat ‘penghisap’ sampah itu 100% mengambil tenaga dari sinar matahari yang tentunya ramah lingkungan. Dalam menjalankan tugasnya kapal ini akan ‘memakan’ semua sampah yang ada di sungai terutama sampah plastik. Kapal ini dapat bertugas selama 24 jam, tujuh hari dalam seminggu.

Dengan menggunakan penghalang yang mengapung di air, sampah-sampah itu dipandu menuju conveyor belt yang mengangkat sampah-sampah dari sungai. Sampah-sampah yang sudah masuk dalam tongkang kemudian akan dipindahkan dengan ditarik ke darat. Sehingga kapal pembersih ini dapat terus beroperasi. Sampah-sampah plastik itu kemudian akan didaur-ulang.

Baca Juga:

Lihat Nih Kehidupan di Bawah Laut Dalam yang Bikin Penasaran

ocean cleanup mesin penghisap
Sampah masuk ke dalam mesin penghisap ini. (Foto: Mirror)

Dilansir dari Mirror, Ocean Cleanup mengklaim mampu mengambil sekitar 5 ribu kg sampah per harinya. Konon pada hari-hari yang ‘ramai’, mereka mampu mengangkat sampah hingga 100 ribu kg. Ada dua kapal yang sudah beroperasi membersihkan sungai, yakni di Malaysia dan Indonesia.

Ambisi grup pemerhati lingkungan hidup ini adalah membersihkan seribu sungai yang terpolusi oleh sampah. Mereka menyebutkan bahwa 80% sampah yang ada di laut berasal dari sungai-sungai yang penuh dengan sampah. Mereka menyebutkan sebelum tahun 2025 sungai-sungai itu akan bersih dari sampah. Saat ini tengah dipersiapkan dua kapal lagi, satu untuk ke Vietnam, dan lainnya ke Republik Dominican. (psr)


Baca Juga:

Empat Langkah Kekinian Berkontribusi Kurangi Sampah Plastik

#Kapal Laut #Sampah #Selamat Pagi Januari
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Padamkan Kebakaran TPA Sampah Jatiwaringin, BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca
pihaknya telah berkoordinasi secara berkala dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak awal kejadian untuk merekayasa cuaca tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Padamkan Kebakaran TPA Sampah Jatiwaringin, BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Indonesia
WALHI Soroti Kebakaran TPA Jatiwaringin, Sebut Bukti Gagalnya Tata Kelola Sampah
WALHI menilai kebakaran TPA Jatiwaringin merupakan dampak kegagalan pengelolaan sampah berbasis open dumping. Kebakaran telah meluas hingga lebih dari 15 hektare.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
WALHI Soroti Kebakaran TPA Jatiwaringin, Sebut Bukti Gagalnya Tata Kelola Sampah
Berita
Pemprov DKI Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Cakung, 54 Ton Berhasil Diangkut
Tumpukan sampah menutupi jalan di Cakung, telah viral di media sosial. Pemprov DKI pun bergerak cepat membersihkan sampah tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Pemprov DKI Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Cakung, 54 Ton Berhasil Diangkut
Indonesia
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Pengerahan tim medis ini perlu dilakukan mengingat asap pekat yang dihasilkan dari material sampah mulai mengganggu permukiman warga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Tim Medis Siaga 24 Jam di TPA Sampah Jatiwaringin, Pantau Kesehatan Warga Terdampak Asap
Indonesia
Bantargebang Setop Terima Sampah Jakarta, Siasat Cerdas RT 11 Gandaria Utara Ini Patut Ditiru
Selain sektor organik, pengurus RT membuat terobosan mekanis bernama "smart geprek" untuk mengompresi botol bekas
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bantargebang Setop Terima Sampah Jakarta, Siasat Cerdas RT 11 Gandaria Utara Ini Patut Ditiru
Indonesia
Gubernur Pramono Janji Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah di Kali
Membuang sampah sembarangan jelas merusak lingkungan dan parahnya lagi menyebabkan banjir akibat penumpukan sampah di kali.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Gubernur Pramono Janji Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah di Kali
Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Bagikan