Uji Coba RDF Plant Rorotan Dihentikan, Beroperasi Kembali Setelah Perbaikan Mobilisasi Truk Compactor

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Uji Coba RDF Plant Rorotan Dihentikan, Beroperasi Kembali Setelah Perbaikan Mobilisasi Truk Compactor

Penampakan pengelolaan sampah RDF Rorotan, Jakarta Utara. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga mengeluhkan dapak uji coba operasional pengelolaan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant, Rorotan, Jakarta Utara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto menjalankan amanat Gubernur Pramono Anung untuk menghentikan sementara commissioning karea masih ada permasalahan dalam proses uji coba RDF Rorotan tersebut.

"Untuk uji coba, memang kemarin Pak Gubernur statemen, uji cobanya dihentikan dulu," kata Asep di Jakarta, Rabu (4/11).

Proses pengiriman sampah yang akan diolah di RDF Rorotan masih belum optimal. Mengingat, truk compactor yang mengangkut sampah ke tempat pengelolaan sampah itu masih mengeluarkan air lindi, sehingga terdapat warga yang merasa terganggu akan bau sampah tersebut.

Baca juga:

Uji Coba RDF Rorotan Dihentikan Sementara, Warga Protes Bau Menyengat

Menurut Asep, proses pengiriman sampah ke RDF Rorotan telah dihentikan sejak pekan lalu. Namun, pada pekan lalu, pihaknya masih melakukan commisioning untuk mengolah sampah yang sudah terlanjur dibawa.

"Mulai di pekan ini, sudah tidak ada lagi pengolahan sampahnya," ucapnya.

Proses commissioning akan dihentikan sementara sambil Dinas LH DKI memperbaiki mobilisasi truk compactor yang mengangkut sampah ke RDF Rorotan. Dengan begitu, truk compactor itubl tidak lagi menimbulkan ceceran air lindi.

Pihaknya telah melakukan proses commissioning RDF Rorotan sejak awal Oktober 2025. Proses commissioning itu dilakukan secara bertahap, hingga terakhir commissioning dilakukan dengan menggunakan sampai mencapai 1.200 ton sampah per hari.

"Selama masa commisioning dari awal Oktober hingga kemarin terakhir minggu lalu, itu tidak menimbulkan masalah. Baru timbul masalah itu hari Kamis pekan lalu," urainya.

ermasalahan itu muncul karena sampah yang diangkut ke RDF Rorotan merupakan sampah basah. Pasalnya, mayoritas wilayah Jakarta pada pekan lalu dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

"Jadi mengakibatkan sampah itu menjadi sangat basah, dan pada saat dikompaksi, penampung air lindi yang ada dalam truk itu tidak menampung dari air indi yang dihasilkan dari sampah itu," kata dia.

Asep mengatakan, pihaknya berencana menambah truk compactor untuk mengangkut sampah ke RDF Rorotan. Pengiriman sampah juga dilakukan secara bertahap, sehingga tidak membuat truk compactor terlalu penuh.

"Kapasitas yang bisa satu truk sampah itu bisa 7 ton. Kami nanti mungkin bikinnya hanya di 5 ton, supaya nanti pada saat air lindi itu dikompaksi, itu tidak melebih kapasitas dari tinggi air lindi itu," imbuhnya.

Tak hanya itu, Asep menambahkan, pihaknya juga tetap akan melakukan evaluasi untuk penyebab lain yang membuat warga sekitar merasa terganggu. Pasalnya, protes yang dilakukan warga dinilai cukup masif.

"Padahal ada beberapa masyarakat yang sudah juga ke RDF Rorotan dalam minggu lalu dan itu tidak ada hal-hal yang memang menimbulkan keresahan pada saat masyarakat ke sana," pungkasnya. (Asp)

#Sampah #Pengolahan Limbah B3 #Rorotan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Bagikan