Warga Rorotan Terancam ISPA Gara-Gara 'Air Lindi' RDF Plant, Gubernur DKI Pramono Anung Siap Turun Gunung

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 03 November 2025
Warga Rorotan Terancam ISPA Gara-Gara 'Air Lindi' RDF Plant, Gubernur DKI Pramono Anung Siap Turun Gunung

RDF Rorotan Jakarta Utara. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap untuk menyelesaikan masalah bau tak sedap yang dikeluhkan warga sekitar fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta Utara, dan berjanji akan menerima aspirasi para warga.

"Dalam waktu dekat saya akan ke lapangan. Saya juga akan menerima warga yang mengeluh tentang RDF Rorotan karena persoalan RDF Rorotan harus diselesaikan," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Senin (3/10).

Pramono menjelaskan bahwa salah satu sumber bau di RDF Rorotan adalah air lindi, yaitu limbah cair yang berasal dari air hujan yang menggenangi tumpukan sampah, yang kemudian tumpah saat diangkut oleh truk.

Baca juga:

Operasional RDF Plant Rorotan Diduga Bikin 20 Anak di Cakung Timur Kena ISPA dan Mata Merah

Gubernur mengakui bahwa masalah utamanya terletak pada proses pengangkutan dan manajemen sampah. Ia menekankan bahwa sampah di fasilitas RDF Rorotan idealnya tidak boleh tertimbun lebih dari 2 hingga 5 hari.

"Kemarin mobil yang mengangkut air lindinya bertebaran. Itu yang kemudian menyebabkan bau kemana-mana," jelasnya.

Pramono juga menambahkan bahwa setelah dilakukan uji coba, secara sistem, pengolahan sampah di RDF Rorotan tidak bermasalah.

Keluhan Warga: Bau, ISPA, dan Tuntutan Penutupan

Sementara itu, Wahyu Andre Maryono, Koordinator Forum Warga sekaligus Ketua RT 18 Cakung Timur (Shinano, Mahakam & Savoy JGC), menyampaikan bahwa pengoperasian RDF Rorotan, meskipun masih dalam tahap uji coba, telah menimbulkan bau yang mengganggu.

Menurut Wahyu, gangguan bau ini diakibatkan oleh kegiatan bongkar muat sampah yang tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk truk pengangkut sampah menuju pabrik yang tidak semuanya menggunakan mobil kompaktor tertutup.

"Kondisi ini menyebabkan sampah di dalamnya berceceran dan yang lebih memprihatinkan, air lindi (leachate) tumpah di sepanjang jalan irigasi BKT yang lokasinya sangat berdekatan dengan perumahan warga," terangnya.

Baca juga:

Kurangi Polusi Mikroplastik, Pemprov DKI Bangun RDF Plant dan PSEL

Isu lain yang dikeluhkan adalah masalah kesehatan, di mana sekitar 20 anak di perumahan sekitar fasilitas tersebut mengalami penyakit mata dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit-penyakit ini diduga kuat merupakan dampak dari uji coba fasilitas RDF Rorotan.

Oleh karena itu, warga menuntut agar pengelola RDF Rorotan segera memperbaiki fasilitas dan prosedur pengolahan sampah. Jika tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti, warga mengancam akan meminta agar RDF Plant Rorotan ditutup atau operasinya dihentikan.

"Rencana warga akan menggelar aksi unjuk rasa kedua pada 10 November 2025 yang mendesak RDF ditutup dan meminta gubernur melakukan evaluasi kembali keberadaan RDF," kata Wahyu.

#RDF Plant Jakarta #Sampah #Pengelolaan Sampah #Kisruh Sampah Jakarta #Pramono Anung
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Diperintah Kelola Sampah oleh Presiden, Kota Bandung Siapkan Anggaran Rp 348 Miliar
Pemkot Bandung juga tengah mengidentifikasi lahan-lahan milik pemerintah kota yang berpotensi digunakan sebagai lokasi pengolahan sampah berbasis RDF
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Diperintah Kelola Sampah oleh Presiden, Kota Bandung Siapkan Anggaran Rp 348 Miliar
Indonesia
Pramono Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dikebut, Targetkan 4 Tiang per Hari
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said dikebut. Ia menargetkan empat tiang dipotong per hari.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Pramono Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dikebut, Targetkan 4 Tiang per Hari
Indonesia
Taman Bendera Pusaka Segera Dibuka, Ruang Hijau Baru Warga Jakarta Selatan
Gubernur Pramono siap resmikan Taman Bendera Pusaka Februari 2026, hadirkan jogging track 1,2 Km.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Taman Bendera Pusaka Segera Dibuka, Ruang Hijau Baru Warga Jakarta Selatan
Indonesia
Pramono Instruksikan Penertiban Bendera Parpol di Flyover Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan penertiban atribut partai politik di flyover. Pemasangan bendera parpol kini dibatasi maksimal enam hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Pramono Instruksikan Penertiban Bendera Parpol di Flyover Jakarta
Indonesia
Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Ditargetkan Angkut 2.000 Penumpang per Hari
Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta ditargetkan mengangkut 2.000 penumpang per hari.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Ditargetkan Angkut 2.000 Penumpang per Hari
Indonesia
Pramono: Rute Transjabodetabek Blok M - Bandara Soetta Gunakan Halte Permanen
Gubernur DKI Jakarta memastikan rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta akan menggunakan halte permanen sebagai standar layanan transportasi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Pramono: Rute Transjabodetabek Blok M - Bandara Soetta Gunakan Halte Permanen
Indonesia
Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran 2026
Pemprov DKI Jakarta menargetkan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta beroperasi sebelum Idulfitri 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran 2026
Indonesia
Penumpang Keluhkan Bus Transjakarta Lama Datang, Pramono Janji Tambah Armada
Gubernur DKI Pramono Anung menanggapi keluhan lamanya waktu tunggu Transjakarta. Musim hujan dan lonjakan penumpang disebut jadi penyebab.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Penumpang Keluhkan Bus Transjakarta Lama Datang, Pramono Janji Tambah Armada
Indonesia
Pemprov DKI dan Banten Teken MoU Pengembangan MRT Kembangan - Balaraja
Pemprov DKI Jakarta dan Banten menandatangani MoU pengembangan MRT Kembangan–Balaraja sepanjang 30 km. Proyek ini ditargetkan mulai dibangun 1–2 tahun ke depan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Pemprov DKI dan Banten Teken MoU Pengembangan MRT Kembangan - Balaraja
Indonesia
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Pemprov DKI Jakarta siap membantu Provinsi Banten menangani krisis sampah di Tangerang Selatan dengan mengirimkan kendaraan angkut.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Bagikan